Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Hindari Makanan Jenis Ini, Jika Kamu Tak Mau Berjerawat

Hindari Makanan Jenis Ini, Jika Kamu Tak Mau Berjerawat

26 September 2017 | Dibaca : 627x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kondisi kulit ternyata terpengaruh dari apa yang kita konsumsi. Hal ini adalah fakta yang telah didukung oleh penelitian. Salah satunya adalah mengenai jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit.

Dikutip dari Reader Digest, studi yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics mencari tahu apa saja makanan yang menjadi penyebab timbulnya jerawat di wajah. Para ahli melibatkan dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 32 orang.

Satu kelompok memiliki kulit yang bersih, yang lainnya memiliki jerawat sedang sampai parah. Masing-masing kelompok diminta untuk mengisi buku diari makanan selama lima hari dan dites darah.

Sekitar 61 persen responden percaya bahwa makanan yang mereka konsumsi mempengaruhi kulit mereka, dan itu benar. Penyebab kulit wajah berjerawat rupanya bukan hanya berasal dari makanan berminyak. Justru, peserta yang jerawatnya parah justru mereka yang pola makannya tinggi karbohidrat dan makanan kadar glikemik tinggi.

Indeks glikemik makanan ditentukan oleh seberapa cepat gula darah seseorang naik setelah makanan tersebut dikonsumsi.

Beberapa makanan dengan kandungan glikemik tinggi dan kandungan karbohidrat tinggi terdiri antara lain nasi putih, kentang panggang, spagheti, kue-kue manis, dan roti putih. Makanan dengan kadar glikemik rendah meliputi buah dengan kadar serat tinggi, kacang merah, kacang mete, dan serelia utuh.

Para peneliti berteori bahwa faktor makanan memainkan peran yang besar karena merangsang produksi insulin yang berlebihan. Hal ini meningkatkan konsentrasi hormon yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan insulin, menyebabkan hormon androgen dilepaskan, yang kemudian mendorong kulit Anda untuk menghasilkan lebih banyak minyak. Setelah proses yang tak terhitung jumlahnya, akhirnya timbullah jerawat.

Namun, itu bukan berarti tidak boleh mengkonsumi makanan yang mengandung karbohidrat lagi. Anda hanya perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Jika kondisi kulit menjadi semakin serius, konsultasikanlah dengan dokter ahli.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pesawat Pengebom AS Dekati Wilayah Korut
25 September 2017, by Rindang Riyanti
Angkatan Udara Amerika Serikat menerbangkan pesawat-pesawat pengebom B-1B Lancer hingga mendekati wilayah pesisir timur Korea Utara pada Minggu (24/9/2017). ...
Korea Utara Mengkonfirmasikan Delegasi untuk Pertemuan antar-Korea
7 Januari 2018, by Slesta
Pejabat penyatuan teratas Korea Selatan dan Korea Utara akan memimpin pertemuan tingkat tinggi pada hari Selasa untuk mengatur partisipasi Utara di Olimpiade ...
Jaksa mewakili Siapa? Aneh, Jaksa Agung malah Ajukan Banding atas Vonis Ahok
13 Mei 2017, by Zeal
Buntut dari putusan hakim terhadap Ahok dengan vonis penjara selama dua tahun, Jaksa Agung mengajukan banding. "Ya akan mengajukan banding," kata ...
Manchester United Semakin Dekat Mendapatkan Romelu Lukaku
7 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Manchester United diyakini sepakat untuk merekrut striker Everton Romelu Lukaku dengan banderol £75 juta, dan juga dikabarkan mengakhiri minat untuk ...
Prabowo Jenguk SBY, Kira-Kira Apa yang Mereka Bicarakan?
19 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Diketahui presiden ke-6 Indonesia, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjalani perawatan di rumah sakit karena kelelahan dalam proses ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab