Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Hindari Makanan Jenis Ini, Jika Kamu Tak Mau Berjerawat

Hindari Makanan Jenis Ini, Jika Kamu Tak Mau Berjerawat

26 September 2017 | Dibaca : 726x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kondisi kulit ternyata terpengaruh dari apa yang kita konsumsi. Hal ini adalah fakta yang telah didukung oleh penelitian. Salah satunya adalah mengenai jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit.

Dikutip dari Reader Digest, studi yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics mencari tahu apa saja makanan yang menjadi penyebab timbulnya jerawat di wajah. Para ahli melibatkan dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 32 orang.

Satu kelompok memiliki kulit yang bersih, yang lainnya memiliki jerawat sedang sampai parah. Masing-masing kelompok diminta untuk mengisi buku diari makanan selama lima hari dan dites darah.

Sekitar 61 persen responden percaya bahwa makanan yang mereka konsumsi mempengaruhi kulit mereka, dan itu benar. Penyebab kulit wajah berjerawat rupanya bukan hanya berasal dari makanan berminyak. Justru, peserta yang jerawatnya parah justru mereka yang pola makannya tinggi karbohidrat dan makanan kadar glikemik tinggi.

Indeks glikemik makanan ditentukan oleh seberapa cepat gula darah seseorang naik setelah makanan tersebut dikonsumsi.

Beberapa makanan dengan kandungan glikemik tinggi dan kandungan karbohidrat tinggi terdiri antara lain nasi putih, kentang panggang, spagheti, kue-kue manis, dan roti putih. Makanan dengan kadar glikemik rendah meliputi buah dengan kadar serat tinggi, kacang merah, kacang mete, dan serelia utuh.

Para peneliti berteori bahwa faktor makanan memainkan peran yang besar karena merangsang produksi insulin yang berlebihan. Hal ini meningkatkan konsentrasi hormon yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan insulin, menyebabkan hormon androgen dilepaskan, yang kemudian mendorong kulit Anda untuk menghasilkan lebih banyak minyak. Setelah proses yang tak terhitung jumlahnya, akhirnya timbullah jerawat.

Namun, itu bukan berarti tidak boleh mengkonsumi makanan yang mengandung karbohidrat lagi. Anda hanya perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Jika kondisi kulit menjadi semakin serius, konsultasikanlah dengan dokter ahli.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dirut Pertamina: Kami Berharap Tunggakan Rp 38T Segera Dibayar Pemerintah
6 Juli 2017, by Zeal
Buntut keputusan dari Pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM hingga bulan September 2017, PT Pertamina (Persero) meminta pemerintah segera membayar ...
Manusia Dapat Lakukan Teleportasi di 2035?
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Meski kedengarannya tidak masuk akal, para ilmuwan optimis bahwa teknologi teleportasi akan dapat terwujud. Bahkan kabarnya, akan rampung pada ...
SBY – Prabowo Bertemu, Bahas Apa?
25 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum partai Gerindra Prabowo ...
hijab lina kartika
2 Mei 2018, by Rizal Abdillah
Saat ini hijab bukan lagi menjadi suatu adat yang hanya dikenakan oleh beberapa golongan tertentu saja yang memiliki konotasi kolot. Berdasarkan ...
Tips Menghindari Narkoba
17 April 2018, by oteli w
  Tips Menghindari Narkoba Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Istilah lainnya adalah nazpa yang juga singkatan dari ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview