Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

3 Juni 2021 | Dibaca : 70x | Penulis : Admin

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya mencari koruptor. Apalagi koruptor dari PDI Perjuangan, jangan sampai diperiksa.

Tahun 2019, sejak awal pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, langsung dibuat Dewan Pengawas KPK, yang tugasnya, yaitu: memberikan izin untuk penyelidikan terkait kasus korupsi. Jadi, kalau Dewan Pengawas tidak mendapat izin penyadapan, maka tim penyidikan KPK tidak bisa menlanjutkan proses penyadapan.

Proses izin penyadapan membuat KPK tidak ada kerjaan beberapa bulan, sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan peraturan izin penyadapan ke Dewan Pengawas. Sudah terlambat, koruptor sudah senang, hampir setahun, bebas merdeka.

Walaupun izin penyadapan sudah tidak ada, tetap saja, pimpinan KPK harus lapor ke Dewan Pengawas, hanya saja, proses bisa dilanjutkan tanpa ada persetujuan dari Dewan Pengawas.

Cara baru untuk mengkerdilkan KPK dengan cara, seluruh petugas KPK dijadikan ASN (Aparatur Sipil Negara), sehingga seluruh petugas KPK, akan mengikuti perintah dari pemerintah, karena sebagai ASN.

Cara untuk memberantas orang-orang KPK yang tetap rajin dalam mencari kasus korupsi, dilakukan seleksi, agar orang-orang yang tidak sejalan dengan pemerintah bisa disingkirkan. Seleksi dengan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), yang isinya seperti membenturkan agama dan pancasila.

Berbagai macam pertanyaan yang aneh, yang tidak ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan ditanyakan. Yang pasti koruptor makin senang dengan adanya penyingkiran petugas KPK yang rajin mencari kasus KPK.

Pertanyaan aneh yang katanya menyangkut wawasan kebangsaan:

Semua orang china sama saja (setuju/tidak)
Kenapa umur diatas 30 belum menikah?
Kalau kamu jadi istri kedua saya gimana?
Kalau pacaran ngapain saja?
Pilih Pancasila atau Al Quran?
Mau lepas kerudung engga?
Mau terima donor darah dari beda agama lain atau tidak?
Mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak?
Guru ngajinya siapa?
Kalau agama alirannya apa?
Kamu kalau sholat pakai qunut engga?
Kamu kalau ikut pengajian aliran apa?

Pertanyaan diatas apakah ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan/sejarah Indonesia?

Menurut Ahmad Dhani, seharusnya pertanyaannya seperti ini:

PKI itu pelaku G30S/PKI atau korban?
Minta maaf ke PKI perlu atau tidak?
Bahaya laten itu PKI atau Agama?
Pancasila atau TRI Sila / EKA Sila ?
Negara perlu peran agama atau tidak?
Pendidikan moral pancasila perlu dihapus atau tidak?
Partai paling korup PKS atau PDIP?
Islam yang “ASLI” itu Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW atau Islam Nusantara?
Pancasila itu lebih condong ke Islam atau Komunis?
NASAKOM itu sesuai dengan Pancasila atau tidak?

Nah, mana yang sesuai dengan wawasan kebangsaan Indonesia?

KPK nasibmu kini, apakah sesuai pesanan kerjaan, atau cuma jadi lembaga yang kurang berfungsi dalam pemberantasan korupsi karena sudah disetir pemerintah?

Hanya Jokowi yang bisa menaklukkan KPK, Presiden sebelumnya ngapain?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mohamed Salah Menjadi Top Skor Sementara Liverpool di Liga Champion 2017/2018
7 November 2017, by Rachmiamy
Mohamed Salah merupakan salah satu pemain sepak bola asal Mesir yang bermain di Liga Inggris bersama Liverpool. Pemain berusia 25 tahun tersebut merupakan ...
Basmi Rayap dengan Cepat dan Mudah Berkat FUMIDA
9 Maret 2020, by Admin
Sesudah ratusan tahun lamanya rayap yang semula memiliki ekosistem di dalam tanah di area persawahan atau perkebunan kini beralih dekat dengan manusia. Namun ...
Hunian Sekitar Jakarta dengan Harga di Bawah Rp 500 Juta
5 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Hunian menjadi kebutuhan wajib bagi orang – orang saat ini. Khususnya bagi mereka pasangan muda. Melihat harga rumah yang saat ini ...
Tingkat Kematian Anak Lebih Tinggi di A.S. Daripada Negara Kaya Lainnya
9 Januari 2018, by Slesta
Amerika Serikat memiliki penurunan tingkat kematian anak yang paling kecil di antara negara-negara kaya selama 50 tahun terakhir, meskipun menghabiskan lebih ...
Cara Memilih Hijab Segi Empat
26 Juli 2018, by Rizal Abdillah
1. Sesuaikan dengan bentuk wajah Sesuaikan terlebih dahulu dengan bentuk wajah, seperti bagi anda yang memiliki wajah oval tentunya tidak akan menjadi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab