Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gempa Meksiko Memicu Cahaya Terang yang Misterius, Cahaya Apa?

Gempa Meksiko Memicu Cahaya Terang yang Misterius, Cahaya Apa?

9 September 2017 | Dibaca : 965x | Penulis : Rachmiamy

Cahaya hijau dan biru misterius telah disaksikan di Mexico City setelah diguncang gempa berkekuatan 8,2 SR.

Gempa yang dahsyat tersebut memicu peringatan tsunami untuk setidaknya delapan negara. Orang-orang pun panik dan melarikan diri ke jalanan.
Dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (8/9/2017) satu orang mengambil video fenomena cahaya gempa yang kerap terjadi setelah terjadi gempa.

Sedikit yang mengetahui mengapa hal itu bisa terjadi. Beberapa percaya bahwa ini mungkin karena pasokan listrik,  sementara yang lain mengklaim fenomena cahaya misterius pascagempa di Meksiko itu dilaporkan sudah terjadi selama ribuan tahun.

Ahli seismologi Stephen Hicks mengatakan: "cahaya gempabumi tidak pernah terbukti. Penjelasan yang lebih sederhana adalah ledakan kecil pada generator listrik dan sistem tenaga.
Cahayanya mirip dengan aurora dan terkadang bisa berlanjut beberapa menit setelah atau sebelum gempa.

Misalnya pada tahun 1975, cahaya misteri muncul setelah gempa di Kalapana di Hawaii.

Cahaya itu muncul dalam berbagai warna dan bentuk. Orang-orang melaporkan telah melihat cahaya tersebut selama ratusan tahun namun baru-baru ini para ilmuwan datang untuk membuktikan mengapa cahaya tersebut bisa muncul.

Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa fenomena cahaya itu muncul akibat efek getaran gempa, yang mengakibatkan ionisasi oksigen ke anion oksigen dengan memutus ikatan peroksi pada beberapa jenis batuan dengan tekanan tinggi, sebelum dan selama gempa bumi.

"Setelah ionisasi, ion-ion bergerak melalui celah-celah di bebatuan. Begitu mereka sampai di atmosfer, ion-ion ini bisa mengionisasi kantong udara, membentuk plasma yang memancarkan cahaya.

Lainnya menyebutkan bahwa cahaya tersebut disebabkan oleh hasil dua lapisan bahan yang sama saling menggosok satu sama lain menciptakan voltase.

Menurut Profesor Troy Shinbrot dari Rutgers University, yang melakukan percobaan laboratorium dengan berbagai jenis butiran untuk meniru kerak bumi, saat lapisan retak, voltase dilepaskan ke udara yang kemudian menggerakkan udara dan menciptakan cahaya listrik yang terang.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mau Sukses? Ikuti 5 Kebiasaan ini di Malam Hari
30 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Malam hari umumnya digunakan untuk istirahat setelah seharian beraktivitas. Namun tidak semua orang menggunakan waktu malam hari untuk istirahat, ...
Screenshot WA Mesum Rizieq Shihab-Firza Husain 100 % Asli
19 Mei 2017, by Gatot Swandito
Foto layar (screenshot) percakapan WhatsApp antara akun Rizieq Shihab dan akun Firza Husain dipastikan asli. Tetapi, apakah pemilik dua akun yang ...
ngantuk
3 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Panas matahari memang menjadi salah satu nikmat yang diberikan pada kita. Namun, ketika cuaca panas kita harus menyediakan tenaga lebih untuk ...
sammy simorangkir
4 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kabar gembira datang dari musikus Sammy Simorangkir (34) yang akan segera melepas status lajangnya tahun ini, tepatnya tanggal 22 Juli 2017. ...
RUU Anti Teroris Belum Disahkan, Banyak Pihak Mempertanyakan Kinerja DPR RI, Diantaranya KWI
14 Mei 2018, by oteli w
RUU Anti Teroris Belum Disahkan, Banyak Pihak Mempertanyakan Kinerja DPR RI, Diantaranya KWI   Pada Minggu (13/5/2018) Beberapa Tokoh Lintas agama ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab