Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gempa Meksiko Memicu Cahaya Terang yang Misterius, Cahaya Apa?

Gempa Meksiko Memicu Cahaya Terang yang Misterius, Cahaya Apa?

9 September 2017 | Dibaca : 790x | Penulis : Rachmiamy

Cahaya hijau dan biru misterius telah disaksikan di Mexico City setelah diguncang gempa berkekuatan 8,2 SR.

Gempa yang dahsyat tersebut memicu peringatan tsunami untuk setidaknya delapan negara. Orang-orang pun panik dan melarikan diri ke jalanan.
Dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (8/9/2017) satu orang mengambil video fenomena cahaya gempa yang kerap terjadi setelah terjadi gempa.

Sedikit yang mengetahui mengapa hal itu bisa terjadi. Beberapa percaya bahwa ini mungkin karena pasokan listrik,  sementara yang lain mengklaim fenomena cahaya misterius pascagempa di Meksiko itu dilaporkan sudah terjadi selama ribuan tahun.

Ahli seismologi Stephen Hicks mengatakan: "cahaya gempabumi tidak pernah terbukti. Penjelasan yang lebih sederhana adalah ledakan kecil pada generator listrik dan sistem tenaga.
Cahayanya mirip dengan aurora dan terkadang bisa berlanjut beberapa menit setelah atau sebelum gempa.

Misalnya pada tahun 1975, cahaya misteri muncul setelah gempa di Kalapana di Hawaii.

Cahaya itu muncul dalam berbagai warna dan bentuk. Orang-orang melaporkan telah melihat cahaya tersebut selama ratusan tahun namun baru-baru ini para ilmuwan datang untuk membuktikan mengapa cahaya tersebut bisa muncul.

Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa fenomena cahaya itu muncul akibat efek getaran gempa, yang mengakibatkan ionisasi oksigen ke anion oksigen dengan memutus ikatan peroksi pada beberapa jenis batuan dengan tekanan tinggi, sebelum dan selama gempa bumi.

"Setelah ionisasi, ion-ion bergerak melalui celah-celah di bebatuan. Begitu mereka sampai di atmosfer, ion-ion ini bisa mengionisasi kantong udara, membentuk plasma yang memancarkan cahaya.

Lainnya menyebutkan bahwa cahaya tersebut disebabkan oleh hasil dua lapisan bahan yang sama saling menggosok satu sama lain menciptakan voltase.

Menurut Profesor Troy Shinbrot dari Rutgers University, yang melakukan percobaan laboratorium dengan berbagai jenis butiran untuk meniru kerak bumi, saat lapisan retak, voltase dilepaskan ke udara yang kemudian menggerakkan udara dan menciptakan cahaya listrik yang terang.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Macan Kemayoran Mengamuk, Simic Menjadi Pahlawan Kembali
1 Maret 2018, by Zeal
Tampang.com - Persija Jakarta berhasil memetik tiga point dalam lanjutan Piala AFC melawan Tampines Rovers di Stadion GBK. Racikan tangan dingin Stefano ...
Yuk. Bijaksana Memilih Transportasi!
13 Oktober 2017, by Dika Mustika
Empat hari ke belakang di Bandung sedang ada demo angkot. Mereka menyuarakan aspirasinya dan tidak beroperasi (secara penuh). Nah, pagi tadi saya memutuskan ...
Kambing Peliharaan Gadis Kecil Ini Selamatkan Nyawa Seluruh Keluarga
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Teman berkaki empat Abigail Bruce baru saja memainkan peran penting dalam menyelamatkan nyawa keluarganya. Ayah Abigail, Nick Bruce, mengakui bahwa ketika ...
fenita arie
5 Januari 2018, by Rachmiamy
Keputusan presenter cantik Fenita Arie untuk berhijrah dan menutup auratnya dengan berhijab ternyata memberikan berkah terendiri bagi istri Arie Untung ...
Tanpa Setnov, DPR Tetap Bekerja
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Sejak jatuh sakit beberapa waktu yang lalu, Ketua DPR Setya Novanto tak pernah lagi nampak di kantornya. Sampai saat ini, Setnov belum bertugas di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview