Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

8 Juli 2018 | Dibaca : 1421x | Penulis : Maman Soleman

Burung elang ternyata memiliki kemampuan berkembang dengan cepat dalam keahlian berburu. Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari Cardiff University.

Percobaan pertama kali menggunakan burung elang dari jenis peregrine falcon (Falco peregrinus) dan saker falcon (Falco cherrug). Perbandingan percobaan juga dilakukan dengan jenis burung lainnya. Burung pemangsa itu telah mengalami persaingan sengit yang membuat mereka beradaptasi dengan cepat untuk bertahan hidup. Penelitian tentang gen burung predator itu sedang dipelajari untuk melihat faktor perkembangan cepat tersebut.

Burung elang berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti berbentuk kait yang mengacu ke bentuk paruh burung itu.

Para peneliti telah menentukan gen-gen tertentu pada burung itu yang mengatur pengembangan paruh, yang berevolusi untuk menahan tekanan mangsanya pada kecepatan hingga 300 km/jam. Bentuk paruh elang juga berkembang untuk dapat merobek daging mangsanya.

Salah satu jenis elang yang diteliti ialah peregrine falcon atau alap-alap kawah atau elang pemburu. Burung itu merupakan hewan pemangsa tercepat di Bumi karena mampu menangkap mangsa dengan kecepatan mengesankan.

Penelitian gen terhadap jenis burung itu mendapati tengkorak keras mereka merupakan adaptasi untuk bertahan hidup.

Saat bertabrakan dengan mangsanya, mereka memiliki peredaran darah efisien dan sistem pernapasan untuk mengatasi tekanan udara yang ekstrem saat meluncur dengan kecepatan tinggi.

Jenis elang peregrine dan saker memiliki pola gen yang sama. Cara hidup kedua jenis elang tersebut yang sama menjadi alasannya.

Elang saker ditemukan di seluruh Asia Tengah dan tim peneliti mampu memahami lebih lanjut tentang bagaimana mereka dikembangkan untuk hidup dalam lingkungan yang kering. Burung itu juga masuk jenis yang terancam punah menurut IUCN.

Hasil penelitian lain tentang perubahan iklim juga berpengaruh terhadap kehidupan elang. Peningkatan kecepatan angin mempersingkat waktu elang laut mencari makan. Dari 12,4 hari pada 1917-an menjadi hanya 9,8 hari pada 2018.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Perlu Bersedih Jika Tak Kebagian Tiket Berlibur...
20 Desember 2017, by Dika Mustika
Hawa liburan semakin terasa menjelang pergantian tahun. Satu persatu kawan kerja sudah mulai mengambil jatah cutinya. Bali, Yogya, Raja Ampat, Bangka Belitung, ...
mexico dolphin
3 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Pemerintah Meksiko berharap bisa menggunakan lumba-lumba yang terlatih untuk menyelamatkan vaquita. Vaquita, berasal dari bagian utara Teluk California, ...
Mars Lebih Berbahaya Dari yang Kita Duga
11 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tanah Mars merupakan lingkungan yang tidak ramah bagi kehidupan mikroba. Sementara bukti yang menunjukkan bahwa pernah ...
Omelette Raksasa Ini Dibuat dari 10.000 Telur
16 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com, Internasional - Di sebuah kota kecil di Belgia, Malmedy terdapat acara yang unik. Disana, para warga membuat omelette dengan bahannya berasal ...
nokia 9
31 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Meski diduga kuat hadir tahun ini, sampai sekarang belum ada informasi resmi mengenai Nokia 9 dari HMD Global. Kendati demikian, rumor seputar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview