Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

8 Juli 2018 | Dibaca : 3269x | Penulis : Maman Soleman

Burung elang ternyata memiliki kemampuan berkembang dengan cepat dalam keahlian berburu. Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari Cardiff University.

Percobaan pertama kali menggunakan burung elang dari jenis peregrine falcon (Falco peregrinus) dan saker falcon (Falco cherrug). Perbandingan percobaan juga dilakukan dengan jenis burung lainnya. Burung pemangsa itu telah mengalami persaingan sengit yang membuat mereka beradaptasi dengan cepat untuk bertahan hidup. Penelitian tentang gen burung predator itu sedang dipelajari untuk melihat faktor perkembangan cepat tersebut.

Burung elang berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti berbentuk kait yang mengacu ke bentuk paruh burung itu.

Para peneliti telah menentukan gen-gen tertentu pada burung itu yang mengatur pengembangan paruh, yang berevolusi untuk menahan tekanan mangsanya pada kecepatan hingga 300 km/jam. Bentuk paruh elang juga berkembang untuk dapat merobek daging mangsanya.

Salah satu jenis elang yang diteliti ialah peregrine falcon atau alap-alap kawah atau elang pemburu. Burung itu merupakan hewan pemangsa tercepat di Bumi karena mampu menangkap mangsa dengan kecepatan mengesankan.

Penelitian gen terhadap jenis burung itu mendapati tengkorak keras mereka merupakan adaptasi untuk bertahan hidup.

Saat bertabrakan dengan mangsanya, mereka memiliki peredaran darah efisien dan sistem pernapasan untuk mengatasi tekanan udara yang ekstrem saat meluncur dengan kecepatan tinggi.

Jenis elang peregrine dan saker memiliki pola gen yang sama. Cara hidup kedua jenis elang tersebut yang sama menjadi alasannya.

Elang saker ditemukan di seluruh Asia Tengah dan tim peneliti mampu memahami lebih lanjut tentang bagaimana mereka dikembangkan untuk hidup dalam lingkungan yang kering. Burung itu juga masuk jenis yang terancam punah menurut IUCN.

Hasil penelitian lain tentang perubahan iklim juga berpengaruh terhadap kehidupan elang. Peningkatan kecepatan angin mempersingkat waktu elang laut mencari makan. Dari 12,4 hari pada 1917-an menjadi hanya 9,8 hari pada 2018.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Turis Belanda Terperosok Lubang Trotoar di Bandung
6 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Insiden kecelakan yang cukup aneh terjadi di Bandung. Maria Jozefine Mathil, wisatawan asal negara Kincir Angin mengalami patah tulang tungkai kaki kiri dan ...
Menggosipkan Seseorang  atau Membuka Aib Seseorang Dalam Hukum Islam
20 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Yang namanya bergosip itu saat ini sudah menjadi trend bahkan banyak infotament yang berlomba-lomba memberikan gossip yang terbaru dan up to ...
Wow...Mendikbud mau Hapus Pendidikan Agama di Sekolah
14 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ), Muhadjir Effendy banyak menimbulkan kontroversi di kalanga masyarakat. Kebijakan ...
Inilah Hukuman Bagi Remaja yang Menghamili Pacarnya
14 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini Mamuju dikejutkan oleh suatu kejadian dimana seorang anak belia NI (17) yang saat ini masih duduk dibangku Sekolah ...
Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan
27 Mei 2017, by Zeal
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengucapkan dan mendoakan umat Muslim di bulan suci Ramadan kali ini. Akan tetapi, dia juga menyinggung soal teror ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab