Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu

8 Juli 2018 | Dibaca : 646x | Penulis : Maman Soleman

Burung elang ternyata memiliki kemampuan berkembang dengan cepat dalam keahlian berburu. Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari Cardiff University.

Percobaan pertama kali menggunakan burung elang dari jenis peregrine falcon (Falco peregrinus) dan saker falcon (Falco cherrug). Perbandingan percobaan juga dilakukan dengan jenis burung lainnya. Burung pemangsa itu telah mengalami persaingan sengit yang membuat mereka beradaptasi dengan cepat untuk bertahan hidup. Penelitian tentang gen burung predator itu sedang dipelajari untuk melihat faktor perkembangan cepat tersebut.

Burung elang berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti berbentuk kait yang mengacu ke bentuk paruh burung itu.

Para peneliti telah menentukan gen-gen tertentu pada burung itu yang mengatur pengembangan paruh, yang berevolusi untuk menahan tekanan mangsanya pada kecepatan hingga 300 km/jam. Bentuk paruh elang juga berkembang untuk dapat merobek daging mangsanya.

Salah satu jenis elang yang diteliti ialah peregrine falcon atau alap-alap kawah atau elang pemburu. Burung itu merupakan hewan pemangsa tercepat di Bumi karena mampu menangkap mangsa dengan kecepatan mengesankan.

Penelitian gen terhadap jenis burung itu mendapati tengkorak keras mereka merupakan adaptasi untuk bertahan hidup.

Saat bertabrakan dengan mangsanya, mereka memiliki peredaran darah efisien dan sistem pernapasan untuk mengatasi tekanan udara yang ekstrem saat meluncur dengan kecepatan tinggi.

Jenis elang peregrine dan saker memiliki pola gen yang sama. Cara hidup kedua jenis elang tersebut yang sama menjadi alasannya.

Elang saker ditemukan di seluruh Asia Tengah dan tim peneliti mampu memahami lebih lanjut tentang bagaimana mereka dikembangkan untuk hidup dalam lingkungan yang kering. Burung itu juga masuk jenis yang terancam punah menurut IUCN.

Hasil penelitian lain tentang perubahan iklim juga berpengaruh terhadap kehidupan elang. Peningkatan kecepatan angin mempersingkat waktu elang laut mencari makan. Dari 12,4 hari pada 1917-an menjadi hanya 9,8 hari pada 2018.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Aneh, Niat Baik Nawarin Discont Buat Perempuan Kok di Protes, Hemmm
24 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com-Untuk Banyak promo penawaran turun harga supaya apa yang dijual laku keras adalh hal yang wajar yang memang perlu dilakukan untuk menarik para ...
Wisata Edukatif  Di Museum Geologi Bandung
14 Juli 2017, by Tika
Tiga hari lagi masa liburan akan berakhir, berganti dengan tahun ajaran baru dan tingkatan kelas yang baru. Namun bagi mereka yang mau memanfaatkan sisa ...
4 Jenis Olahraga yang Dapat Mengurangi Sakit Pada Punggung
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar sangat perlu yang namanya olahraga. Olahraga fisik yang dilakukan sesuai aturan akan bermanfaat bagi kesehatan ...
Usai Gelar Pertemuan Tertutup dengan PKS, SBY Jadi Teringat Ini
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Usai secara intens membangun komunikasi politik dengan Partai Gerindra, kini Partai Demokrat membangun komunikasi politik dengan PKS. Ketua Umum Partai ...
Upaya Pemerintah Meningkatkan Produksi dan Kualitas Garam Nasional
1 September 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com -  Garam nasional saat ini sedang dilanda kelangkaan akibat stok bahan baku yang sulit didapatkan. Akibat kelangkaan ini produksi garam pun ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite