Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
DPRD Bandung Barat Pertanyakan Kinerja dan Produktifitas Tenaga Kerja Kontrak Pemkab Bandung Barat

DPRD Bandung Barat Pertanyakan Kinerja dan Produktifitas Tenaga Kerja Kontrak Pemkab Bandung Barat

16 November 2017 | Dibaca : 933x | Penulis : Admin

Tampang.com  – Legislator Bandung Barat meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi kinerja pegawai honorer atau tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemkab Bandung Barat (KBB).

 

Ketua Komisi II DPRD KBB Dadan Supardan mengatakan, evaluasi dilakukan guna mengetahui terkait produktivitas kinerja yang dilakukan oleh para TKK sampai akhir tahun ini.

 

"TKK ini kan tujuannya bisa membantu ASN dalam menjalankan seluruh tugas dan program yang direncanakan. Untuk itu, kami minta dilakukan evaluasi sejauh mana kontribusi TKK selama ini," ujar Dadan di Padalarang, kemarin (14/11)

 

Dadan mengungkapkan, hampir setiap tahun jumlah TKK di KBB terus bertambah. dia mempertanyakan sampai sejauh mana keberhasilan dan dampak positif dari TKK tersebut.

 

"Jangan sampai, TKK terus bertambah tapi kontribusinya tidak signifikan. Karena setiap tahun kita anggarkan cukup besar untuk gaji dan biaya TKK ini," terangnya. 

 

Meski begitu, pihaknya sangat mendukung keberadaan TKK ini. Bahkan diapun meminta pemerintah daerah bisa mengkaji kelayakan gaji para TKK tersebut.

 

"Ke depan harapannya gaji TKK itu bisa disesuaikan dengan upah minimun regional di KBB, itu standar minimalnya. Apalagi, saya tahu, TKK ini bekerja dari mulai pagi itu bisa sampai malam," ujarnya.

 

Dadan menuturkan, saat ini DPRD akan melakukan pembahasan dengan eksekutif terkait produktivitas dan kontribusi dari keberadaan TKK.

 

Dia berharap, ke dapan TKK ini bisa meningkatakn kinerja dalam upaya membatu pemerintah daerah.

 

"TKK harus bisa berkontribusi memberi peningkatan layanan bagi pemerintah daerah," katanya.

 

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, bahwa pemerintah daerah pun mengevaluasi kelayakan honorarium. Apalagi, Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) telah memberikan peringatan terkait tidak boleh adanya honorarium ganda, terkait pengadaan barang dan jasa.

 

"Walaupun perlu ada penyesuaian APBD, namun itu perlu ada kajian kembali pembiayaan honorarium," katanya.

 

Seperti diketahui, jumlah PNS di Kabupaten Bandung Barat saat ini sekitar 9500 orang, sebagian besar di antaranya merupakan tenaga pendidik dan kesehatan.

 

Adapun PNS yang bertugas di kantor Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, jumlahnya sekitar 2000 orang. Untuk jumlah TKK yang ada di lingkungan Pemkab Bandung Barat kurang lebih mencapai 2000 orang.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Manfaat Kayu manis Untuk Kecantikan
20 Juli 2018, by oteli w
Manfaat Kayu manis Untuk Kecantikan Kayu manis terkenal sebagai salah satu bumbu masakan. Tetapi ternyata kayu manis juga menjadi salah satu bahan dapur ...
10 Bahan Alami Ini Dapat Atasi Batuk Kering yang Menyerang
30 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pada musim yang tidak menentu ini, beberapa penyakit mudah sekali untuk menyerang. Salah satunya adalah batuk. Batuk sendiri memiliki dua jenis, ...
pemuda
6 Juli 2017, by Rachmiamy
Cinta memang buta, tidak bisa dilihat oleh mata, tapi ini tentang rasa. Mungkin kalimat tersebut sangat pas untuk Selamat Riyadi pemuda asal Desa Karang Endah ...
Benarkah Mainan Menyebabkan Anak-Anak Menjadi Kurang Kreatif?
12 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mainan kerap kali dikaitkan dengan masa anak-anak. Seringkali kita jumpai anak-anak yang rewel meminta mainan ke orangtuanya. Namun, keyakinan ...
Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova
27 Juli 2018, by Maman Soleman
Para peneliti berhasil merekam peristiwa meledaknya bintang paling jauh dan berusia paling tua di jagat raya. Fenomena yang disebut superluminous supernova itu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview