Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Dampak Kelebihan Kafein Pada Kerja Otak

Dampak Kelebihan Kafein Pada Kerja Otak

18 Mei 2018 | Dibaca : 164x | Penulis : oteli w

Dampak Kelebihan Kafein Pada Kerja Otak

 

Kopi ada minuman yang mengandung kafein. Minum kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi jika dikonsumsi terlalu berlebihan juga dapat merugikan kesehatan.

Lalu bagaimana jika kafein yang kita konsumsi terlalu banyak?

 

Berikut dampak kelebihan kafein kerja otak.

 

Efek kopi pada otak sebenarnya cukup besar. Sebab kafein memiliki kemampuan untuk mengelabui otak. Karena Kafein dapat menggantikan Zat Kimia yang bernama Andenosine didalam otak kita. Adapun fungsi dari Andenosine sendiri adalah memberitahu otak bahwa tubuh telah merasakan lelah dan memerlukan istirahat. Dengan mengkonsumsi Kafein maka kita dapat meningkatkan pelepasan dopamin dan adrenalin, diantara stimulan lainnya, yang membuat seseorang terus terjaga, penuh perhatian, dan dalam suasana hati yang lebih baik. Namun, hal tersebut tergantung pada berapa banyak kafein yang dibutuhkan oleh orang tersebut.

Seseorang yang rutin mengonsumsi lebih dari 1.000 miligram kafein perhari, menunjukkan gejala gangguan kecemasan. Selain itu mengkonsumsi kafein dengan jumlah tersebut memungkinkan kita mengalami kondisi mudah panik. Penderita skizofrenia (digambarkan sebagai penyakit gila, kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku) cenderung minum lebih banyak minuman berkafein. Penderita Skizofrenia berhipotesis bahwa dengan melakukannya dapat menghilangkan kebosanan dan apatis, atau hanya untuk mengimbangi efek samping penenang dari obat-obatan antipsikotik .

Namun, penelitian mencatat bahwa seseorang, baik Penderita Skizofrenia atau pun bukan, bila mengkonsumsi kafein berlebihan, dilaporkan dapat menyebabkan halusinasi dan delusi.

Nah jika demikian, bagi para pecinta kopi sebaiknya tetap membatasi konsumsi kopi dalam sehari ya. Jangan sampai terlalu banyak karena dapat mengacaukan kerja otak.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Lava Dari Gunung Api Kilauea di Hawaii Mendekati Pembangkit Listrik
23 Mei 2018, by Slesta
Lava dari Gunung Api Kilauea di Hawaii telah merayap ke properti salah satu pembangkit listrik panas bumi Big Island, kata para pejabat pertahanan ...
Anies Baswedan Gantikan JPO menjadi Pelican Crossing, Macet Gak Ya?
27 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan merobohkan seluruh Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, setelah pembangunan terowongan ...
robert lewandowski
21 Juni 2017, by Tonton Taufik
Jose Mourinho memiliki beberapa alternatif di musim transfer sebelum Premier League berjalan lagi. Beberapa incarannya: Alvaro Morata (Real Madrid), Andrea ...
Microsoft Umumkan Kebangkitan Game Age of Empires IV
24 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah lama hilang, akhirnya seri terbaru dari game Age of Empires akan rilis. Kepastian ini dinyatakan langsung oleh Microsoft Studio selaku ...
Anak Laki-Laki yang Kurang Berprestasi, atau Anak Perempuan yang Pintar?
17 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Anak laki-laki dan perempuan tampil berbeda di sekolah, namun para peneliti tidak yakin apakah ini berkaitan dengan bagaimana mereka dewasa. Di Norwegia, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman