Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Cegah Hoax dan Gosip dengan Mengutamakan Tabayyun

Cegah Hoax dan Gosip dengan Mengutamakan Tabayyun

4 Juni 2018 | Dibaca : 499x | Penulis : Maman Soleman

Bergosip memang sip. Waktu tak terasa berlalu. Bahkan acara televisi yang termasuk favorit juga seputar gosip yang dibungkus dalam infotainment. Namun, berhati-hatilah dalam menyebarkan gosip, informasi yang tak benar, apalagi fitnah. Ajaran Islam menegaskan pentingnya tabayyun yakni meneliti kebenaran sebuah informasi agar tak menimbulkan bencana kepada diri ataupun masyarakat luas.

Merujuk kepada QS Alhujurat: 6, "Hai orang-orang yang beriman jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu".

Ulama besar Ibnu Katsir memasukkan ayat ini sebagai ayat yang agung karena mengandung sebuah pelajaran yang penting agar umat tidak mudah terpancing, atau mudah menerima begitu saja berita yang tidak jelas sumbernya. Bisa juga berita palsu, isu murahan atau berkata yang menebar fitnah.

Pada bulan Ramadan ini merupakan bulan evaluasi diri, baik terhadap para pejabat, wakil rakyat, maupun orang yang bisa menjadi narasumber atau menyebarkan informasi. Orang yang menyampaikan informasi bisa dibagi dalam tiga kelompok yakni informasi dari seorang yang jujur dan secara hukum harus diterima, informasi dari seorang pendusta yang harus ditolak, dan infonnasi dari orang fasik yang membutuhkan klarifikasi, cek dan ricek akan kebenarannya.

Puasa itu menahan diri, termasuk menahan diri untuk tidak meng-gosip atau menyebarkan informasi yang tidak benar. Kalau hal itu tetap dilakukan bisa mengurangi pahala puasa, bahkan menggugurkan puasa sehingga kita hanya mendapatkan pahala berupa lapar dan dahaga.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Qatadah, Nabi Muhammad menyatakan, tabayyun merupakan perintah Allah, sedangkan sikap terburu-buru dan langsung menyebarkan informasi yang belum tentu benar merupakan arahan setan. Hanya karena kita mendengar atau membaca berita yang isinya sepihak lantas kita sebarkan ke mana-mana.

Tabayyun atau dalam komunikasi disebut check and recheck merupakan upaya mencari kejelasan suatu masalah, mempertegas hakikat sesuatu, yang dilandasi sikap hati-hati dalam menyampaikan informasi. Orang tak bersikap tabayyun bisa karena lupa, terpesona dengan narasumber, atau ada maksud tertentu untuk membuat orang lain bernilai kurang baik.

Sikap tabayyun bisa dilaksanakan dengan bertanya langsung kepada pelaku utama, mendengar dengan seksama pemaparan orang lain, dan melakukan pengecekan melalui pengamatan dan pertemanan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak ada Panci, Pisau pun jadi Alat Terorisme
2 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Rentetan serangan yang diduga dilakuan para terorisme yang tergabung dalam gerakan ISIS dan jaringan JAD, membuat masyarakat dan aparat kepolisian ...
Medsos Jadi Ajang Cari Sensasi Lewat Foto dan Video yang di Upload
28 Desember 2017, by Retno Indriyani
Hampir sebagian besar orang di dunia tidak akan mampu hidup tanpa adanya jaringan internet. Bahkan mereka cenderung ketagihan dan secara etrus menerus ...
Tabrakan Beruntun Tiga Bus di Garut, 17 Orang Luka-Luka
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Insiden mengerikan ini terjadi di Jalan Raya Tasik-Malangbong, Kampung Cipeyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, Garut, Rabu (16/8/2017) dini hari ...
Justin Barki dan Vijay Sundar masuk Semifinal Turnamen Indonesia F8 Mens's Futures
2 Desember 2017, by Admin
Tampang.com - Petenis Indonesia, Justin Barki (17 tahun) berhasil melaju ke babak semifinal nomor ganda turnamen Indonesia F8 Men’s Futures berlabel TEZ ...
Pahami Arti dan Penyebab Mimisan agar Tidak Panik
13 April 2018, by oteli w
Pahami Arti dan Penyebab Mimisan agar Tidak Panik   Pernahkah kamu mimisan? Atau seberapa sering kamu melihat orang mimisan? Mimisan adalah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab