Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Cara Mendapatkan Beasiswa Ke Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa Ke Luar Negeri

18 Desember 2021 | Dibaca : 564x | Penulis : Admin

Banyak siswa SMA/sederajat tertarik untuk mendapatkan beasiswa S1 di luar negeri, tetapi belum paham betul bagaimana cara mewujudkannya. Wajar saja, beasiswa memang salah satu impian sekaligus tantangan bagi kebanyakan orang, khususnya beasiswa luar negeri. Mengapa disebut sebagai tantangan? Sebab, kamu harus berjuang sekeras mungkin untuk mendapatkan beasiswa karena akan bersaing dengan ratusan atau bahkan ribuan siswa lainnya. Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan impianmu tersebut.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mendapatkan beasiswa S1 di luar negeri :

  • Miliki prestasi akademik

Prestasi akademik adalah salah satu modal penting agar kamu bisa kuliah dengan beasiswa S1 di luar negeri. Hal tersebut terbukti dari beberapa penyedia beasiswa S1 luar negeri yang menjadikan prestasi akademik sebagai salah satu persyaratan. Oleh karena itu, persiapkan dirimu dengan memiliki prestasi akademik yang tinggi sedini mungkin. Terlebih, kalau kamu saat ini masih tergolong kelas 1 SMA. Prestasi akademik sendiri bisa kamu dapatkan dengan dua cara, yaitu selalu mendapatkan nilai tinggi di kelas atau menjuarai perlombaan akademik seperti mengikuti lomba akademik, cerdas cermat, atau bahkan olimpiade.

  • Riset lembaga penyedia beasiswa S1

Saat masih mengenyam bangku SMA, kamu mungkin menemukan beragam lembaga penyedia beasiswa S1 luar negeri, baik dari informasi guru, teman, orang tua, atau kamu mencarinya sendiri lewat internet. Melansir dari Goabroad, cara terbaik untuk mendapatkan beasiswa S1 di luar negeri adalah melakukan riset terlebih dahulu semua lembaga penyedia beasiswa yang kamu temui. Pelajari jenis beasiswa yang diberikan oleh lembaga penyedia beasiswa S1.

Sebagai gambaran, lembaga beasiswa A menyediakan beasiswa untuk  jurusan tertentu, seperti jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Lalu, lembaga beasiswa B menyediakan beasiswa full untuk pesertanya, mulai dari biaya kuliah, uang saku, hingga akomodasi. Nah, kamu dapat merisetnya satu per satu. Kira-kira mana yang cocok untuk dirimu. Bahan riset tersebut nantinya akan memudahkanmu untuk mengambil keputusan dalam mengajukan beasiswa S1.

  • Hubungi lembaganya langsung

Setelah menemukan lembaga beasiswa yang cocok untukmu, kini saatnya untuk menghubunginya secara langsung. “Memangnya, boleh untuk menghubungi lembaga beasiswanya langsung?” Tentu saja boleh. Sebab, lembaga beasiswa juga akan senang hati memberikan informasi kepadamu terkait beasiswa yang tersedia.

Di era digital ini, mungkin kamu bisa melihat website atau media sosialnya terlebih dahulu. Jika ada kontak yang bisa dihubungi seperti email, jangan ragu untuk mengirimkan email kepada mereka. Dengan menghubunginya secara langsung, kamu akan mendapatkan informasi secara lengkap, mulai dari persyaratannya, dokumen apa saja yang harus dipersiapkan, hingga batas akhir pendaftaran.

  • Persiapkan surat rekomendasi

Cara selanjutnya yang harus dilakukan agar kamu mendapatkan beasiswa S1 di luar negeri adalah mempersiapkan surat rekomendasi. Surat rekomendasi dinilai memegang peranan penting dalam proses beasiswa. Sebab, surat tersebut berisi bahwa kamu layak untuk mendapatkan beasiswa dari lembaga penyedianya. 

  • Pelajari bahasa asing

Jika ingin kuliah di luar negeri, otomatis kamu harus belajar bahasa asing, utamanya bahasa Inggris. Selain itu, biasanya dalam proses seleksi beasiswa, kamu diharuskan untuk melampirkan dokumen seperti nilai TOEFL dan persiapan IELTS. Nah, untuk menyiapkan diri, kamu bisa mengikuti program les khusus di Platform bimbingan Bahasa dan Kuliah di Luar Negeri  yaitu Schoter.

Pelajari bagaimana cara mengerjakan TOEFL dan IELTS dengan baik supaya nilaimu tembus persyaratan mengajukan beasiswa S1 di luar negeri. Rata-rata nilai yang diharuskan agar lolos seleksi beasiswa adalah di atas 550 untuk TOEFL dan di atas 6,5 untuk IELTS. Dengan rata-rata nilai tersebut, kamu memiliki kemungkinan besar untuk lolos seleksi beasiswa.

  • Belajar membuat CV, motivation letter, dan essay

Jika ingin lolos beasiswa S1 luar negeri, kamu juga harus memahami bagaimana cara membuat CV dan motivation letter. Dua unsur tersebut bisa dibilang menjadi salah satu dokumen yang harus dipersiapkan saat mengajukan beasiswa. Di era sekarang, kamu bisa dengan mudah belajar membuat CV dan motivation letter lewat contoh-contoh yang ada di internet atau belajar langsung dengan ahlinya.  Selain itu, kamu juga harus belajar bagaimana membuat essay yang cemerlang. Sebab, beberapa kasus ada juga lembaga penyedia beasiswa yang meminta essay kepada peserta.

  • Belajar interview

Selain belajar membuat motivation letter dan CV, kamu juga harus belajar bagaimana cara menjalani interview dengan tenang. Pada langkah ini, kamu bisa meminta bantuan orang-orang terdekatmu, seperti anggota keluarga atau teman, untuk menjadi seorang yang mengajukan pertanyaan.

Siapkan kebutuhan kuliah di luar negeri, mulai dari memilih negara, jurusan, beasiswa, konsultasi terkait motivation letter, esai, proposal riset, CV, hingga simulasi wawancara hanya di Schoters.

Schoters

Phone      : 0811 8456 902
Email        :ask@schoters.com
Address   : THE CEO BUILDING, Level 12.
Jl. TB Simatupang No. 18 C
Jakarta Selatan - 12430, Indonesia

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) tidak dapat lagi Layani Masyarakat Dayak
16 November 2017, by Admin
Tampang.com — Sudah Sepekan ini, Mission Aviation Fellowship (MAF) tidak dapat melayani penumpang pedalaman di Kalimantan Utara, seperti ke Krayan di ...
Merasa Makan Normal Tapi Berat Badan Makin Naik? Mungkin Ini Penyebabnya
15 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Memiliki berat badan yang berlebihan membuat banyak orang menjadi stress terutama bagi wanita. Ketika memiliki berat badan yang berlebihan dan memicu kegemukan ...
Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel
10 Oktober 2017, by Slesta
Peneliti dari University of Washington berharap bisa memperbaiki deteksi anemia dengan perangkat portable baru yang bisa mendeteksi kadar hemoglobin. Alat ...
Test Pack Positif, Kok Ngga Hamil, Apa Sebabnya?
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Saat menstruasi datang terlambat, mungkin beberapa wanita akan bergegas mencari test pack alias alat tes kehamilan. Beberapa diantaranya akan mendapatkan hasil ...
4 Kebiasaan Sebelum Tidur Ini Bisa Merusak Kesehatan Kulit
15 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mencukupi kebutuhan tidur menjadi salah satu perawatan untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, ada beberapa kebiasaan sebelum tidur yang sebaiknya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview