Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Atlet Indonesia Menanti Menpora Berikan Tunjangan Masa Tua

Atlet Indonesia Menanti Menpora Berikan Tunjangan Masa Tua

25 November 2017 | Dibaca : 847x | Penulis : Admin


Tampang.com - Apresiasi atas kinerja para atlet Indonesia memang disuarakan pemerintah melalui Kemenpora. Bahkan pada 2016 lalu program tunjangan masa tua buat atlet pendulang medali buat Indonesia di pentas Olimpiade akhirnya diluncurkan. Program tersebut dirasakan cukup membantu keseharian para atlet.
Saat itu, banyak pihak memuji kinerja Kemenpora dalam memperhatikan para atlet Indonesia yang sudah tidak produktif lagi. Memasuki 2017, tanda-tanda pencairan tunjangan tersebut jauh panggang dari api. Hingga sebulan menjelang pencairan, memang tidak ada tanda-tanda pencairan.
Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto memastikan bahwa tunjangan tersebut akan disuspend untuk sementara waktu. "Kendalanya karena tidak ada acuan di undang-undangnya," sebutnya. Sebab, tunjangan hari tua itu hanya berpedoman dengan peraturan menteri.
"Saya minta teman-teman di Deputi 3 untuk menyelesaikan kajian hukum dan draftnya," terangnya. Selanjutnya, Kemenpora berupaya memaksimalkan landasan hukum terlebih dulu.
Terpisah, Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu terlihat kecewa dengan kebijakan Kemenpora yang seakan naik turun. Dia mencontohkan, saat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendulang medali emas di Olimpiade Rio 2016 mereka mendapatkan masing-masing Rp.5 Miliar.
"Saat itu masyarakat banyak yang ingin menjadi Owi/Butet, kalau sekarang seperti ini mending yang pasti-pasti aja, saya berharap ada kepastian hukum yang lebih jelas," bebernya. Menurutnya, segala tuntutan yang dibebankan kepada pemerintah di pentas internasional seharusnya memang diimbangi dengan apresiasi nyata dari pemerintah.
"Sekarang tinggal niat baik dari pemerintah, jangan sampai atlet jadi sapi perah saja," ungkapnya. Susy menegaskan sejak awal tidak mendapatkan pemberitahuan secara langsung bahwa tunjangan tersebut akhirnya harus distop. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Fenomena Maraknya Pengemis dan PKL Pada Bulan Ramadhan
18 Mei 2017, by Devi
Beberapa hari lagi Kita akan menyambut datangnya bulan suci Ramdhan yang akan di perkirakan di mulai tanggal 27 Mei 2017. Umumnya pada saat bulan ramadhan ...
ARCore, Aplikasi Google untuk Augmented Reality
31 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perusahaan teknologi raksasa dunia, Google kini tengah mengembangkan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) terbaru dengan nama ARCore. ...
Sulit Tidur? 9 Kiat Ini Mampu Bantu Kamu Cepat Tidur
25 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan kecenderungan masyarakat saat ini terhadap penggunaan gawai alias gadget, sulit tidur alias insomnia menjadi salah satu kasus yang ...
Kontroversi Sumber Waras: Mana yang Benar, Ahok atau BPK?
25 Juli 2017, by Gatot Swandito
Sewaktu Ahok membabi buta menyerang BPK, banyak pendukungnya yang lebih membabi buta lagi. BPK pun menjadi sasaran bully para ahoker di berbagai jejering media ...
5 Manfaat Jahe Bagi Kesehatan
29 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Jahe merupakan jenis tanaman herbal yang sudah sangat terpercaya, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dapat terlihat pada olahan jahe yang biasa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab