Tutup Iklan
hijab
  
login Register
https://www.google.co.id/search?q=jokowi+mengkritik+siti+nurbaya+bakar&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi9wKXymJ7YAhUBY48KHXwyC90Q_AUICygC&biw=1262&bih=781#imgrc=kfCJ_QPkzA

Anggaran Kementerian Kehutanan Triliunan, Dimana Hutan yang Sudah Jadi?

23 Desember 2017 | Dibaca : 544x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Pengalokasian anggaran yang benar dan tepat sasaran merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia sejak dulu. Mengapa tidak? Pemerintah mengeluarkan tidak sedikit anggaran untuk program-program pembangunan, namun pada kenyataannya selalu ada saja yang kurang tidak sasaran.

Pada hari Selasa (19/12), Presiden Joko Widodo di depan civitas akadamik Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan kritikan terhadap program kehutanan di Indonesia. Jokowi memaparkan bahwa di Kementerian Kehutanan menghabiskan triliunan anggaran setiap tahunnya, namun tidak membuahkan hasil.

Jokowi menyampaikan salah satu contoh hutan yang dianggapnya sukses yaitu hutan milik UGM, Wanagama yang berada di Bunder, Gunungkidul.

Jokowi menegaskan bahwa ia akan terus kejar dan anggaran yang sudah dikeluarkan harus jadi hutan. Ia juga menyampaikan kejengkelannya dimana selama ini dengan anggaran yang mencapai triliunan tersebut seharusnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sudah menanam miliaran pohon di Indonesia, akan tetapi hanya sedikit yang berhasil tumbuh menjadi pohon.

Beliau mengaku bahwa dirinya pernah membicarakan langsung masalah ini dengan Menteri Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Saya jengkel betul. Saya Tanya ke Menterinya. Mana barangnya? Anggaran tahun ini. Dijawab sudah ditanam sekian ribu hektar. Ya, mana tanamannya. Saya orang lapangan. Alam saya cek dan control semuanya.” Jokowi menegaskan.

“Ya kalau tidak bisa, seribu hingga dua ribu pohon setiap tahun, sehingga kalau 20 tahun sudah jadi berapa puluh ribu. Tidak usah kita seperti yang dulu-dulu katanya menanam satu miliar pohon. Menanam satu juta pohon, mana yang jadi? Satu juta pohon paling 3 ekor saja yang hidup.” Jokowi menjelaskan.

Presiden Joko Widodo berharap bahwa anggaran yang sudah habis triulanan tersebut, mulai saat ini harus jadi barang, harus jadi pohon hidup, harus jadi hutan untuk kemakmuran rakyat. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Belajar dari Dr. Seuss Sang Penulis, Kartunis, dan Animator Inspiratif
5 Maret 2018, by Dika Mustika
Dr. Seuss memiliki nama lengkap Theodor Seuss Geisel. Dia adalah kartunis dan penulis yang lahir pada tanggal 2 Maret 1904 di Springfield, Massachusetts. Orang ...
Ramuan Khusus untuk Pria Tahan Lama di Ranjang
14 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kuat dan tahan lama dalam melakukan hubungan seks merupakan dambaan semua pria. Tak heran jika banyak obat kuat atau ramuan untuk tahan lama ...
Perlu Diketahui, 5 Kegiatan Ini Mampu Menguras Otak dan Fokus Anda
11 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Anda merasa bahwa Anda telah bekerja semaksimal mungkin tapi Anda pula merasa pekerjaan tidak kunjung selesai juga? Mengapa bisa sampai ...
agnez mo
13 Oktober 2017, by Yusef Maulana
Penyanyi berusia 31 tahun, Agnez Mo, baru saja meluncurkan album Internasional pertamanya, yang diberi judul X. Album yang diluncurkan pada tanggal 10 Oktober ...
Vitamin B yang Berlebihan Bisa Menyebabkan Kanker
27 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Meskipun suplemen vitamin B diklaim bisa meningkatkan energi dan memperbaiki metabolisme, sebuah penelitian baru menemukan hubungan antara dosis tinggi vitamin ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab