Tutup Iklan
hijab
  
login Register
https://www.google.co.id/search?q=jokowi+mengkritik+siti+nurbaya+bakar&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi9wKXymJ7YAhUBY48KHXwyC90Q_AUICygC&biw=1262&bih=781#imgrc=kfCJ_QPkzA

Anggaran Kementerian Kehutanan Triliunan, Dimana Hutan yang Sudah Jadi?

23 Desember 2017 | Dibaca : 338x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Pengalokasian anggaran yang benar dan tepat sasaran merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia sejak dulu. Mengapa tidak? Pemerintah mengeluarkan tidak sedikit anggaran untuk program-program pembangunan, namun pada kenyataannya selalu ada saja yang kurang tidak sasaran.

Pada hari Selasa (19/12), Presiden Joko Widodo di depan civitas akadamik Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan kritikan terhadap program kehutanan di Indonesia. Jokowi memaparkan bahwa di Kementerian Kehutanan menghabiskan triliunan anggaran setiap tahunnya, namun tidak membuahkan hasil.

Jokowi menyampaikan salah satu contoh hutan yang dianggapnya sukses yaitu hutan milik UGM, Wanagama yang berada di Bunder, Gunungkidul.

Jokowi menegaskan bahwa ia akan terus kejar dan anggaran yang sudah dikeluarkan harus jadi hutan. Ia juga menyampaikan kejengkelannya dimana selama ini dengan anggaran yang mencapai triliunan tersebut seharusnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sudah menanam miliaran pohon di Indonesia, akan tetapi hanya sedikit yang berhasil tumbuh menjadi pohon.

Beliau mengaku bahwa dirinya pernah membicarakan langsung masalah ini dengan Menteri Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Saya jengkel betul. Saya Tanya ke Menterinya. Mana barangnya? Anggaran tahun ini. Dijawab sudah ditanam sekian ribu hektar. Ya, mana tanamannya. Saya orang lapangan. Alam saya cek dan control semuanya.” Jokowi menegaskan.

“Ya kalau tidak bisa, seribu hingga dua ribu pohon setiap tahun, sehingga kalau 20 tahun sudah jadi berapa puluh ribu. Tidak usah kita seperti yang dulu-dulu katanya menanam satu miliar pohon. Menanam satu juta pohon, mana yang jadi? Satu juta pohon paling 3 ekor saja yang hidup.” Jokowi menjelaskan.

Presiden Joko Widodo berharap bahwa anggaran yang sudah habis triulanan tersebut, mulai saat ini harus jadi barang, harus jadi pohon hidup, harus jadi hutan untuk kemakmuran rakyat. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Nikita Mirzani Berbagi Rezeki Dengan Bagikan THR
15 Juni 2018, by oteli w
Nikita Mirzani Berbagi Rezeki Dengan Bagikan THR   Nikita Mirzani termasuk salah satu artis yang jarang sekali sepi dari pemberitaan media. Pada ...
Deddy Mizwar Tempati Calon Gubernur Jabar  2018 Terkaya
20 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sudah bukan rahasia lagi untuk menjadi politisi apalagi kepala daerah, maka setiap calon kepala daerah harus mengungkap dan transpransi jumlah hartnya. Tentu ...
ridwan kamil
18 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Jauh hari sebelum peluit Pilgub DKI 2017 ditiup, nama Ridwan Kamil disebut-sebut sebagai sosok yang mampu mengalahkan Ahok yang juga calon petahana. Bahkan, ...
Pasar Ekonomi Digital Menggeliat, Tahun 2018 diprediksi Sumbang 10 Persen untuk PDB
16 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Pada tahun 2016, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi pasar digital terhadap PDB Indonesia adalah 3,61. Lalu, kembali ...
Menggunakan Senapan Angin Gejluk Pasopati Hasilnya Lebih Akurat
18 September 2019, by Admin
Senapan angin yaitu senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview