Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Andien Menemukan Toko Penjual Batik saat Liburan di Swiss

Andien Menemukan Toko Penjual Batik saat Liburan di Swiss

26 Maret 2018 | Dibaca : 410x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Andien dan keluarga kecilnya saat ini sedang menikmati masa liburannya di Swiss. Tak lupa ia membagikan pengalaman menyenangkannya ke sosial media. Bukan hanya pemandangan Swiss yang berselimut salju yang menarik perhatian Andien, namun juga sebuah toko yang menjual satu hal istimewa dari Indonesia.

Barang yang dijual di tempat tersebut tak lain adalah kain batik khas Indonesia. Tampak enam lembar kain batik dipajang di balik etalase kaca. Andien begitu kaget karena jauh-jauh berlibur dari Tanah Air tapi ia masih bertemu dengan kain tradisional Nusantara.

                               

"Omg jualan batik," tulis Andien, dilengkapi dengan emoticon membuka mulut lebar-lebar.

Selain mengunggah gambar kain batik, Andien juga memperlihatkan aktivitas keluarganya selama liburan ini. Ia mengunggah sejumlah foto-foto cantik yang ia ambil disejumlah tempat di Swiss. Mulai dari Taman Diemtigtal, Danau Agelsee hingga dataran tinggi Bernese.

                              

Andien bercerita jika Swiss menjadi tujuan wisata setelah mengunjungi Belanda. "Pernah dua kali ke Swiss tapi beda banget sama perjalanan yang kali ini. Dari awal emang penginnya ke desa di pegunungan yang sepi banget dan belum banyak tereksplor," ujar Andien.

 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

HUT Indosiar Sukses Pertemukan Ayu Ting Ting dan Via Vallen
12 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kamis, 11-01-2018 merupakan Malam Puncak HUT Indosiar yang ke-23. Perayaan Hut Indosiar berlangsung di JCC Senayan. Acara Puncak berlangsung ...
Ceramah Amin Rais Bernada Politis di Balai Kota Memunculkan Kontroversi
25 April 2018, by oteli w
Ceramah Amin Rais Bernada Politis di Balai Kota Memunculkan Kontroversi Pada hari Selasa (24/4/2018), Mantan Ketua MPR Amien Rais menyampaikan sambutan ...
Pelatih Timor Leste : "Indonesia bukan Lawan Terberat kami"
20 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ambisi Timnas Timor Leste untuk mengalahkan Tim Garuda Muda Indonesia pada Sea Games 2017, sangatlah besar. Kekalahan dua kali melawan Vietnam ...
Diet Karbo dan Gula Membuat Tubuh Ideal
30 Juni 2018, by Maman Soleman
Diva pop Indonesia Krisdayanti atau yang sering disapa KD memang kerap berpenampilan memukau, baik di atas panggung maupun dalam kesehariannya. Wanita yang ...
Saintis Menemukan Spesies Bunga Baru dari Skotlandia
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Indah dan unik, ini adalah bunga baru yang ditemukan dari Skotlandia, atau, lebih tepatnya, Shetland. Bunga itu ditemukan oleh sebuah tim dari departemen ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview