Tutup Iklan
hijab
  
login Register
6 Mahasiswa Penerima Beasiswa Kembangkan Alat Pendeteksi Tuberculosis

6 Mahasiswa Penerima Beasiswa Kembangkan Alat Pendeteksi Tuberculosis

29 September 2017 | Dibaca : 418x | Penulis : Retno Indriyani

Indonesia memiliki banyak sekali orang cerdas yang selalu mengembangkan ilmunya untuk bisa dirasakan oleh masyarakat umum. Kali ini 6 orang mahasiswa pascasarjana yang memperoleh beasiswa dari Presiden Jokowi mengembangkan alat pendeteksi Tuberculosis (TB). Alat ini diberi nama Tuberculosis Detect and Care atau TBDe Care.

Alat pendeteksi TB ini lebih murah dan tingkat akurasinya sangat tinggi yaitu hingga 90%. "TBDe Care ini dapat diintegrasikan dengan sistem teknologi informasi yang telah tersedia, sehingga teknik ini dapat dengan mudah diimplementasikan di negara-negara berkembang," ujar Ketua Tim, Dewi Nur Aisyah.

Alat pendeteksi TB otomatis ini mengedepankan prinsip diagnosis yang sngat efektif dan pencitraan digital sehingga dapat mengurangi human error serta meningkatkan sensitivitas dan spesifitas. Dewi mengatakan jika alat tersebut memiliki sistem pendukung terpadu untuk pasien TB, seperti adanya pengingat otomatis untuk pengobatan dan kapan waktu untuk berobat, portal informasi dan forum konsultasi.

"Perangkat sistemnya sudah canggih dengan menyesuaikan teknologi yang sudah tersedia seperti aplikasi android maupun SMS," ujar Dewi. Teknologi yang dirancang oleh 6 mahasiswa ini melengkapi teknologi pendeteksi yang sudah banyak digunakan di berbagai negara seperti Sputum Smear Test yang memiliki sensitivitas kurang dari 60% dan hasil tesnya yang inkonsisten. Molecular Paltform yang memiliki akurasi tinggi namun harganya sangat mahal.

Kamis sore kemarin tim mahasiswa ini bertemu dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini guna membahas kelengkapan syarat administrasi untuk membuat hak paten yang diajukan oleh Risma. "Ini sngat bagus dan saya yakin akan sangat bermanfaat untuk alat kesehatan, oleh karena itu harus dipatenkan," ujar Risma.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penerimaan Negara Sektor Hulu Migas Semester I Mencapai 59% dari Target 2017
7 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Sektor hulu migas mencatatkan kinerja positif, ini ditunjukkan dengan adanya penerimaan negara dari sektor hulu migas pada semester I tahun 2017 telah melebihi ...
Inilah Penyebab Proyek KA Cepat Jakarta – Bandung Tak Berprogres
1 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Proyek KA Jakarta – Bandung dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal itu dibenarkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Proyek ...
romelu lukaku
6 Juni 2017, by Tonton Taufik
Chelsea mendapatkan kembali Romelu Lukaku dari Everton dengan jumlah transfer fee £80 juta. Everton pada musim 2013/2014 mendapatkan Romelu Lukaku dengan ...
Landasan Crane Amblas Lalu Ambruk Timpa Rumah Warga
1 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Selasa (1-8-2017), 2 Crane crauler yang berfungsi untuk menahan dan mengangkat landasan rel LRT (stel bok) jatuh dan ambruk menimpa rumah warga. ...
Kenali tanda anak yang bermasalah
13 Mei 2017, by titin
Anak yang memiliki masalah dengan kemampuan sosial emosionalnya, bisa dilihat dari beberapa tanda. Tandanya bahkan bisa diketahui sejak anak baru berumur dua ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman