Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
3 Hal yang Menyebabkan Kebotakan.

3 Hal yang Menyebabkan Kebotakan.

28 Maret 2018 | Dibaca : 295x | Penulis : oteli w

3 hal yang menyebabkan kebotakan.

 

Selama ini kita sering mendengar bahwa rambut adalah mahkota wanita karena rambut dianggap sebagai simbol keindahan bagi para wanita.  Sebenarnya tidak hanya bagi wanita saja pentingnya memiliki rambut yang bagus, para pria pun mengingini rambut yang bagus untuk menunjang penampilan setiap harinya. Namun sayangnya sebagian besar masalah kebotakan / kehilangan rambut justru sering dialami oleh kaum pria. Apa penyebabnya?

Berikut penjelasann Penyebab kebotakan

1. Faktor keturunan

Sebagian besar kebotakan disebabkan oleh faktor keturunan. Pola kebotakan yang terjadi pada pria berbeda dengan pola kebotakan yang terjadi pada wanita. Biasanya kebotakan ini terjadi secara bertahap dan dalam pola yang dapat diprediksi. Kebotakan pada pria diawali dengan garis rambut di dahi yang makin mundur, disertai titik atau daerah lingkaran kebotakan kecil pada kulit kepala.

Kebotakan pada pria dan wanita dapat disebabkan oleh androgenetik alopecia, yang merupakan faktor keturunan dan dipengaruhi oleh hormon androgen. Setiap rambut pada kepala Anda memiliki siklusnya masing-masing, rambut rontok dan kemudian digantikan dengan rambut baru. Biasanya, folikel rambut rontok digantikan dengan rambut baru dalam ukuran yang sama. Namun, yang terjadi pada awal kebotakan adalah folikel rambut menyusut sehingga rambut baru tumbuh lebih tipis dan lebih halus pada wanita, sedangkan pada pria rambut tumbuh lebih pendek dan lebih halus. Folikel rambut makin menyusut, siklus pertumbuhan rambut berakhir, dan pada akhirnya tidak ada rambut baru lagi yang tumbuh.

Pria lebih cepat mengalami kebotakan dibanding wanita. Pada pria, kebotakan bisa terjadi pada masa awal pubertas. Faktor keturunan dapat mengatur di usia berapa Anda mulai mengalami kebotakan dan juga dapat mempengaruhi tingkat kebotakan rambut.

2. Perubahan hormon

Perubahan atau ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan Anda mengalami rambut rontok dan selanjutnya dapat berujung kepada kebotakan rambut. Salah satu hormon yang berhubungan dengan pertumbuhan rambut adalah hormon androgen atau hormon seks pria. Salah satu fungsi dari hormon androgen adalah untuk mengatur pertumbuhan rambut. Penelitian menunjukkan bahwa pola kebotakan pada pria berhubungan dengan hormon androgen.

Pada wanita, perubahan hormon androgen biasanya terjadi setelah menopause, yang dapat menyebabkan kebotakan. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa itu tidak berhubungan langsung. Seperti dilansir dari webmd.com, Dr. Nicole Rogers, seorang  ahli dermatologis dari Old Metairie Dermatology, mengatakan bahwa bisa jadi menopause dan rambut rontok hanya terjadi pada usia yang sama, tidak ada hubungan langsung.

Selain saat menopause, perubahan hormon pada wanita juga bisa terjadi saat kehamilan dan kelahiran. Pada saat kehamilan dan kelahiran, wanita biasanya juga mengalami kerontokan rambut. Selain itu, beberapa hormon dipengaruhi oleh kelenjar tiroid sehingga masalah pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan rambut rontok.

3. Kondisi medis dan pengobatan

Jika seluruh folikel rambut berukuran sama atau jika rambut rontok tiba-tiba, hal ini kemungkinan disebabkan oleh faktor lain yang bukan faktor keturunan, seperti kondisi medis. Kondisi medis dapat menyebabkan ruam, kemerahan, nyeri, kulit kepala mengelupas, rambut patah, kebotakan sebagian, atau pola yang tidak biasa dari rambut rontok yang menyertai rambut rontok sehingga berujung pada kebotakan.

Ada berbagai macam kondisi medis yang dapat menyebabkan rambut rontok sehingga berujung kepada kebotakan, seperti gangguan kelenjar tiroid, anemia, penyakit autoimun, dan sindrom ovarium polikistik yang umumnya terjadi pada wanita.

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh dapat menyerang folikel rambut. Menyebabkan rambut rontok tiba-tiba dan meninggalkan bekas halus pada kulit kepala, menghasilkan kebotakan membentuk lingkaran kecil di kulit kepala. Kerontokan rambut yang disebabkan sistem imun ini biasa disebut dengan alopecia areata.

Rambut rontok juga bisa terjadi karena stres yang ekstrem, trauma fisik seperti operasi atau sakit yang berkelanjutan, penurunan berat badan yang drastis selama periode waktu yang singkat, dan mengonsumsi terlalu banyak vitamin A. Rambut rontok dapat terjadi beberapa minggu sampai enam bulan setelah salah satu kondisi tersebut terjadi.

Selain kondisi medis, rambut rontok juga bisa disebabkan oleh pengobatan atau perawatan yang sedang dilakukan. Rambut rontok dapat disebabkan oleh obat yang digunakan oleh penderita kanker, artritis, depresi, masalah jantung, tekanan darah tinggi, dan alat kontrasepsi. Temui dokter Anda jika rambut rontok terjadi setelah minum obat baru atau ketika hal tersebut disertai dengan keluhan kesehatan lainnya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ada Apa Di Balik Sejumlah Kejanggalan Vulgar di Seputar Pilgub DKI 2017
18 April 2017, by Gatot Swandito
Jelang perhelatan putaran kedua Pilgub DKI 2017, sejumlah informasi “kolong meja” beredar luas. Kemarin, 17 April 2017, diinformasikan adanya ...
Jangan Multitasking Saat Membaca Ini!
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Distraksi dapat mengurangi kemampuan orang mengingat, walaupun hal-hal penting tetap diingat. "Di dunia komputer dan iPhone sekarang ini, sangat jarang ...
Tips Awet Muda Menggunakan Cokelat
29 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cokelat merupakan salah satu makanan favorit hampir di seluruh dunia. Rasanya yang lezat sangat pas disajikan seagai kudapan atau minuman. ...
Tips Menjalankan Bisnis Online Tanpa Modal
1 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
  Kemajuan teknologi telah menciptakan sistem kehidupan manusia yang lebih mudah. Salah satunya adalah teknologi telah membuka berbagai peluang bisnis ...
Tips Menjadi Orangtua yang Berhasil Dalam Mendidik Anak
7 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Orang tua memiliki peran yang sangat penting terhadap pertumbuhan anak. Mulai dari sejak dalam kandungan hingga ia tumbuh besar sampai mampu membedakan mana ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab