Tampang

Amerika Serikat Blokir DeepSeek, AI China yang Disebut Saingi ChatGPT

22 Mar 2025 14:22 wib. 60
0 0
Ilustrasi logo DeepSeek di ponsel. Apa DeepSeek aman dipakai di Indonesia?(Bloomberg)
Sumber foto: Google

Tampang.com | Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali memperketat pengawasan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) asal China. Kali ini, Departemen Perdagangan AS resmi melarang pegawainya mengakses chatbot AI DeepSeek di perangkat milik pemerintah. Larangan ini mengikuti kebijakan serupa yang telah diterapkan di berbagai instansi lain, termasuk Pentagon dan NASA.


Alasan AS Melarang Penggunaan DeepSeek

Dalam pengumuman yang dikirimkan melalui email kepada pegawai, Departemen Perdagangan menegaskan bahwa akses ke DeepSeek dilarang pada semua perangkat Government Furnished Equipment (GFE), yang mencakup smartphone, komputer, dan tablet yang diberikan oleh pemerintah.

Selain Departemen Perdagangan, larangan serupa juga telah diberlakukan oleh:
Kantor Administrasi Kepala DPR AS
Departemen Pertahanan (Pentagon)
Angkatan Laut AS
NASA

Meskipun alasan spesifik pelarangan ini belum dijelaskan secara terbuka, banyak pihak menduga bahwa keputusan tersebut terkait dengan kekhawatiran keamanan data dan potensi penyalahgunaan AI untuk kepentingan intelijen asing.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?