Syuting film ini digarap selama dua minggu penuh di desa tempat Brian tinggal. Dengan pengambilan gambar yang otentik dan natural, film ini diharapkan bisa membawa penonton untuk benar-benar merasakan realitas kehidupan anak-anak di NTT.
Sebuah Cermin Harapan
Melalui “Surat Untuk Presiden”, TVRI ingin menghadirkan sebuah karya yang bukan hanya sekadar tontonan, melainkan juga cermin bagi masyarakat luas. Kisah Brian adalah simbol dari ribuan anak Indonesia yang masih berjuang di tengah keterbatasan, namun tetap menyimpan harapan besar untuk masa depan.
Film dokumenter ini diharapkan tidak hanya menginspirasi, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa setiap kebijakan pemerintah, sekecil apapun, bisa membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat di pelosok negeri.