Dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah
Iman menegaskan bahwa film ini juga sekaligus menjadi bagian dari dukungan TVRI terhadap program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing. “Lebih jauh, karya ini juga menjadi bagian dari dukungan TVRI terhadap program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun SDM Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Dengan menayangkan kisah nyata seperti ini, TVRI ingin menunjukkan bahwa media publik tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, optimisme, dan rasa empati terhadap sesama.
Diperankan oleh Warga Lokal
Yang membuat “Surat Untuk Presiden” semakin istimewa adalah keputusan TVRI untuk tidak menggunakan aktor profesional. Semua pemeran dalam film ini berasal dari anak-anak dan warga desa setempat, termasuk murid-murid SD Noelbaki.
“Kami memakai mereka sebagai aktor sesungguhnya, jadi kami tidak memakai pemain-pemain dari Jakarta melainkan memang anak-anak dari SD Noelbaki sendiri,” jelas Iman.
Proses casting hingga pemilihan pemeran dilakukan langsung di lokasi. Meski tanpa pengalaman akting, para anak-anak dan warga lokal mampu memperlihatkan kemampuan alami yang menyentuh hati. “Saya rasa ini juga capaian bagi mereka yang ternyata memiliki kemampuan luar biasa,” tambahnya.