Dedi Mulyadi menilai selain mengangkat petani sebagai tenaga harian lepas pemerintah Jabar, pemerintah juga perlu memberi pendampingan khusus bagi petani. Pendampingan yang dimaksud dapat dilakukan para sarjana pertanian dengan insentif oleh pemerintah.
."Jadi kita tidak hanya memberikan benih kopi, tapi diberikan juga pendampingan," katanya.
Nuri (52) petani kopi mengatakan bahwa selama ini tidak ada pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah terkait pemeliharaan tanaman kopi. Ia dan petani kopi yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) mengaku menerima bantuan benih kopi, tetapi tidak ada pendampingan khusus sejak pola tanam hingga masa panen kopi.