Tampang

Pendidikan Karakter di Era Digital: Membangun Etika dan Moralitas Online

13 Apr 2024 09:54 wib. 194
0 0
Pendidikan Karakter di Era Digital: Membangun Etika dan Moralitas Online

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di era digital, pendidikan karakter menjadi semakin penting dalam upaya membentuk etika dan moralitas dalam bermedia sosial. Pendidikan karakter adalah pembentukan kepribadian, sikap, dan nilai-nilai moral yang mengarah pada perilaku yang positif dan bertanggung jawab, terutama dalam konteks penggunaan teknologi dan internet.

Era digital membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi sosial, namun juga membawa tantangan baru dalam membentuk etika dan moralitas online. Oleh karena itu, adalah penting untuk memperhatikan peran pendidikan karakter dalam konteks ini, agar masyarakat mampu menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab.

Salah satu tantangan utama dalam pendidikan karakter di era digital adalah bagaimana mengatasi penyebaran informasi yang tidak benar, atau yang lebih dikenal sebagai hoaks. Keberadaan media sosial dan platform online memungkinkan informasi disebarluaskan dengan cepat tanpa verifikasi yang benar, sehingga meningkatkan risiko penyebaran hoaks yang dapat merusak moralitas dan etika dalam masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan karakter di era digital perlu menekankan pentingnya kecerdasan dalam menggunakan media sosial, serta kemampuan untuk memilah dan mengkritisi informasi secara objektif.

Selain itu, adanya cyberbullying atau pelecehan daring merupakan masalah serius yang juga harus ditangani melalui pendidikan karakter. Anonimitas dalam dunia digital dapat memicu intimidasi dan penghinaan terhadap individu, yang berpotensi merusak moralitas dan etika dalam berinteraksi online. Oleh karena itu, pendidikan karakter perlu mengajarkan pentingnya empati, toleransi, dan sikap menghormati dalam berkomunikasi di dunia daring.

<12>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Hindari Minum Teh Selepas Makan!
0 Suka, 0 Komentar, 3 Agu 2017

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%