Selain itu, dengan adanya kerja sama dengan pihak ketiga, PBNU juga akan dapat memperoleh akses terhadap teknologi dan inovasi terbaru dalam industri tambang batu bara. Hal ini akan membantu PBNU meningkatkan efisiensi operasionalnya serta mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan tambang batu bara. Dengan demikian, kerja sama ini bukan hanya akan memberikan manfaat teknis, tetapi juga akan mendukung komitmen PBNU dalam menjalankan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Namun, meskipun kerja sama dengan pihak ketiga menawarkan berbagai manfaat, PBNU juga perlu memperhatikan beberapa aspek penting. Salah satunya adalah dalam penetapan kerangka kerja dan kontrak yang jelas, yang mengatur peran masing-masing pihak serta pembagian tanggung jawab dengan adil. Selain itu, PBNU juga perlu memastikan bahwa pihak ketiga yang mereka gandeng memiliki reputasi dan integritas yang baik, serta memiliki komitmen terhadap praktik-praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Sebagai organisasi keagamaan dan sosial, keputusan PBNU untuk mengelola tambang batu bara harus diiringi dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip-prinsip keadilan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga harus sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Hal ini akan memastikan bahwa kegiatan tambang batu bara yang dijalankan oleh PBNU akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar, sambil meminimalkan dampak negatifnya.