Layanan transportasi berbasis aplikasi, Lalamove Ride, melaporkan bahwa kawasan Tanah Abang tercatat sebagai wilayah dengan permintaan layanan tertinggi dalam dua bulan terakhir. Fakta ini menunjukkan bagaimana kawasan pusat grosir terbesar di Asia Tenggara tersebut tidak hanya menjadi magnet perdagangan, tetapi juga episentrum mobilitas masyarakat Jakarta.
Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B Prakoso, menjelaskan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, bahwa pola permintaan ini sejalan dengan karakteristik Tanah Abang yang sekaligus berfungsi sebagai kawasan komersial, permukiman padat, dan hub transportasi.
“Lonjakan permintaan di Tanah Abang dan Kebayoran Baru menegaskan bahwa Lalamove Ride kini bukan hanya moda transportasi harian untuk pekerja, tetapi juga pendukung aktivitas keluarga, UMKM, hingga masyarakat yang membutuhkan mobilitas di kawasan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
Selain Tanah Abang, kawasan Kebayoran Baru juga menempati posisi tinggi dalam catatan permintaan. Wilayah ini dikenal sebagai titik transit penting dan sekaligus rumah bagi destinasi kuliner serta pusat belanja populer, mulai dari Blok M, Pasar Santa, hingga Pasar Mayestik. Kombinasi ini membuat Kebayoran Baru menjadi kawasan dengan pergerakan masyarakat yang sangat dinamis.