Tampang

Kebijakan Kontroversial Dedi Mulyadi: Larangan Study Tour hingga Pembongkaran Tempat Wisata

26 Mar 2025 13:24 wib. 50
0 0
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/3/2025).(ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)
Sumber foto: Google

Tampang.com | Sejak dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada 6 Februari 2025, Dedi Mulyadi langsung membuat gebrakan dengan sejumlah kebijakan yang memicu perdebatan publik. Dua kebijakan yang paling menarik perhatian adalah larangan study tour bagi siswa dan pembongkaran beberapa tempat wisata yang dianggap bermasalah.

Larangan Study Tour untuk Siswa Jawa Barat

Salah satu kebijakan pertama yang diambil Dedi Mulyadi adalah melarang kegiatan study tour bagi siswa di Jawa Barat. Ia beralasan bahwa study tour sering menjadi beban finansial bagi orangtua dan memiliki risiko keselamatan tinggi bagi siswa.

Keputusan ini langsung menuai reaksi beragam. Sejumlah provinsi mulai mengikuti langkah Dedi, tetapi kebijakan ini juga mendapat kritik dari pelaku industri pariwisata. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menyarankan agar sekolah tetap mengadakan tur dalam kota sebagai alternatif yang lebih terjangkau dan tetap edukatif.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memiliki pandangan berbeda. Ia tidak melarang study tour, tetapi menekankan pentingnya memastikan keselamatan siswa.

"Tolonglah dipastikan betul terutama menyangkut mitra transportasinya karena banyak kecelakaan terjadi," ujar Mu’ti (24/3/2025).

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?