Tampang

BMKG Prediksi Kemarau 2025: Kapan Puncaknya dan Wilayah yang Paling Terdampak?

23 Mar 2025 15:46 wib. 110
0 0
BMKG Prediksi Kemarau 2025: Kapan Puncaknya dan Wilayah yang Paling Terdampak?
Sumber foto: iStock

Lebih jauh, BMKG juga mengungkapkan bahwa mayoritas zona musim yang diprediksi, sekitar 60%, akan mengalami curah hujan dengan intensitas yang normal. Ini menggambarkan harapan bagi daerah yang sangat bergantung pada pertanian dan kegiatan agrikultur lainnya. Dengan intensitas hujan yang normal, diharapkan hasil panen dapat terjaga, dan kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi.

Namun, tidak semua wilayah akan memiliki kondisi yang sama. Terdapat sebagian kecil ZOM, yakni sekitar 26%, yang akan mengalami musim kemarau dengan sifat di atas normal. Daerah-daerah ini, termasuk sebagian kecil Aceh, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT, beberapa titik di Sulawesi, serta bagian tengah Papua, diperkirakan akan mendapatkan akumulasi curah hujan musiman yang lebih tinggi dari biasanya. Dengan peningkatan hujan ini, peluang untuk tanaman pertanian menjadi lebih subur menjadi lebih besar, meskipun tetap ada risiko terhadap genangan atau banjir di beberapa area.

Di sisi lain, terdapat sekitar 14% ZOM yang diprediksikan akan mengalami musim kemarau dengan sifat bawah normal atau lebih kering dari kondisi biasanya. Wilayah-wilayah ini termasuk Sumatera Utara, sebagian kecil Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan bagian selatan Papua. Kondisi ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi para petani dan stakeholder yang terlibat dalam sektor agrikultur.

Puncak musim kemarau pada tahun 2025 diprediksi akan terjadi antara bulan Juni hingga Agustus di sebagian besar ZOM di Indonesia. BMKG memproyeksikan bahwa puncak ini bisa saja terjadi lebih awal dari biasanya di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dengan hal ini, masyarakat diharapkan untuk lebih memahami pola iklim yang berubah, sehingga mereka bisa beradaptasi dengan lebih baik.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?