Selain Norwegia, Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris, juga turut mengumumkan bahwa negaranya secara resmi mengakui kedaulatan negara Palestina. Harris menyatakan bahwa langkah ini merupakan sebuah tonggak sejarah yang penting bagi hubungan antara Irlandia dan Palestina. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan, beliau menyampaikan keyakinannya bahwa negara-negara lain juga akan bersatu untuk mengambil keputusan serupa. Harris juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen yang kuat untuk memperjuangkan perdamaian dan keadilan di Timur Tengah.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, telah mengumumkan bahwa negaranya akan memberikan pengakuan resmi terhadap negara Palestina pada Selasa mendatang, tepatnya tanggal 28 Mei 2024. Sanchez menyatakan bahwa langkah ini tidak akan menjadi akhir dari dukungan Spanyol terhadap Palestina, melainkan hanya awal dari perjalanan panjang yang akan terus mendorong komunitas internasional untuk mengambil tindakan yang lebih konkret.
Sanchez juga menegaskan bahwa Spanyol akan terus berusaha memperkuat dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina. Beliau menekankan bahwa tidak boleh ada kesempatan bersejarah ini terlewatkan begitu saja. Dengan demikian, keputusan Spanyol untuk mengakui Palestina merupakan langkah penting yang diharapkan dapat memperkuat posisi Palestina dalam kancah politik internasional.