Tampang

Operasi Katarak, Apakah Aman? Simak Fakta dan Prosedurnya

4 Apr 2026 13:53 wib. 69Advertorial
0 0
Mata Katarak
Sumber foto: https://www.klinikmatanusantara.com/id/katarak/

Dalam prosesnya, dokter akan mengangkat lensa mata yang sudah keruh, lalu menggantinya dengan lensa buatan atau lensa intraokular. Lensa ini dirancang untuk membantu memulihkan kejernihan penglihatan. Berkat kemajuan teknologi medis, sayatan yang dibuat sangat kecil sehingga proses penyembuhan cenderung lebih cepat dan nyaman bagi pasien.

Di tengah pembahasan ini, penting untuk memahami bahwa mata katarak bukan hanya dialami oleh orang lanjut usia saja. Meski faktor usia menjadi penyebab paling umum, kondisi ini juga dapat muncul pada usia yang lebih muda akibat diabetes, cedera mata, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, atau paparan sinar ultraviolet berlebihan. Karena itu, menjaga kesehatan mata sejak dini sangatlah penting.

Banyak orang merasa takut mendengar kata “operasi”, padahal prosedur ini umumnya dilakukan dengan anestesi lokal berupa obat tetes mata. Artinya, pasien tetap sadar selama tindakan berlangsung tetapi tidak merasakan nyeri. Rasa tidak nyaman biasanya sangat minimal, dan sebagian besar pasien justru merasa lega karena prosesnya berlangsung lebih cepat dari yang dibayangkan.

Setelah operasi selesai, masa pemulihan juga relatif singkat. Dokter biasanya akan memberikan obat tetes mata untuk mencegah infeksi dan membantu mempercepat penyembuhan. Pasien juga dianjurkan untuk menghindari mengucek mata, aktivitas berat, serta paparan debu atau air secara langsung selama beberapa hari pertama.

Hasil operasi katarak umumnya mulai terasa dalam waktu singkat. Banyak pasien melaporkan bahwa penglihatan mereka menjadi jauh lebih terang dan jelas dibanding sebelumnya. Warna-warna juga tampak lebih hidup karena cahaya dapat kembali masuk ke retina dengan optimal.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Apakah Indonesia diuntung/rugikan MoU dengan USA?