Tampang.com | Merendam wajah di air es atau sekadar mencuci muka dengan air dingin menjadi ritual kecantikan yang semakin populer. Banyak orang percaya bahwa metode ini dapat membantu mengecilkan pori-pori dan membuat kulit lebih segar. Namun, apakah benar manfaatnya seefektif yang diklaim?
Sejarah Perawatan dengan Air Dingin
Menggunakan air dingin untuk perawatan kulit sebenarnya bukanlah hal baru. Sejak zaman Yunani dan Mesir kuno, air dingin digunakan untuk meredakan kelelahan otot dan menenangkan iritasi kulit.
"Berendam dalam air dingin telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi peradangan dan memberi energi pada kulit," kata Geeta Yadav, MD, dokter kulit bersertifikat dari FACET Dermatology, Kanada.
Metode ini kini kembali populer, terutama di kalangan influencer kecantikan yang mengklaim bahwa perawatan dengan air es dapat mengecilkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih di wajah.
Dampak Air Es pada Kulit Wajah
Saat wajah direndam dalam air es, pembuluh darah di bawah permukaan kulit akan menyempit. Hal ini menyebabkan: