Tampang

Siapakah Sosok Prajogo Pangestu yang Awalnya Supir Angkot Kini Berubah Menjadi Konglomerat ?

7 Jun 2024 17:19 wib. 107
0 0
Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu, seorang tokoh bisnis Indonesia yang dikenal sebagai pendiri dan pemilik perusahaan multinasional Barito Pacific Group, telah menginspirasi banyak orang dengan kisah suksesnya yang luar biasa. Namun, sedikit yang tahu bahwa Prajogo Pangestu mengawali kehidupannya sebagai seorang supir angkot sebelum akhirnya menjelma menjadi seorang konglomerat dengan banyak bisnis di berbagai sektor.

Prajogo Pangestu lahir pada 14 Juli 1944 di Semarang, Jawa Tengah. Beliau memulai kariernya di dunia bisnis dengan bekerja sebagai supir angkot di kota kelahirannya. Kendati demikian, Prajogo Pangestu memiliki ambisi yang besar dan semangat pantang menyerah untuk meraih kesuksesan. Pada tahun 1973, beliau memulai langkah awal dalam dunia bisnis dengan mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang kayu dan kemudian berkembang ke berbagai sektor lainnya.

Sejak itu, Prajogo Pangestu terus mengembangkan bisnisnya dan berhasil membangun kekayaan melalui berbagai investasi di sektor energi, petrokimia, hingga perkebunan kelapa sawit. Barito Pacific Group yang didirikannya juga telah berkembang dan memiliki banyak anak perusahaan yang bergerak di berbagai sektor bisnis. Banyak dari perusahaan-perusahaan tersebut telah sukses baik di tingkat lokal maupun internasional, menjadikan Prajogo Pangestu sebagai salah satu konglomerat terkemuka di Indonesia.

Keberhasilan Prajogo Pangestu dalam dunia bisnis tidak lepas dari kecerdasan dan keputusan strategisnya dalam mengelola perusahaannya. Beliau dikenal sebagai sosok yang visioner dan berani mengambil risiko dalam mengembangkan bisnisnya. Prajogo Pangestu juga merupakan sosok yang tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga peduli terhadap isu-isu lingkungan dan berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Kuartal II Akan Terjadi Banyak Impor
0 Suka, 0 Komentar, 22 Jun 2018

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%