1. Hadiklaim - Merupakan salah satu perusahaan paling terkenal dan terbesar dalam ekspor kurma. Mereka menjual produk di berbagai pasar global di bawah merek seperti King Solomon dan Jordan River.
2. Mehadrin - Juga dikenal sebagai salah satu eksportir terkemuka, perusahaan ini memiliki banyak produk yang ditanam di pesisir Selatan Israel dan eksploitasinya di tanah Palestina.
3. Agrexco - Jaringan yang tidak hanya mengekspor kurma tetapi juga produk pertanian lainnya, yang sering dihasilkan dari lahan yang dibangun di atas tanah warga Palestina.
4. Arava - Perusahaan ini terlibat dalam produksi dan ekspor kurma dengan metode yang sering dipertanyakan terkait keadilan sosial dan hak asasi manusia.
5. Edom - Dikenal di pasar global, Edom juga terlibat dalam praktik ekspor yang berpotensi mendukung status quo penguasaan Israel atas wilayah Palestina.
6. MTex - Meskipun tidak sepopuler yang lain, perusahaan ini juga terlibat dalam ekspor kurma dari wilayah yang dipermasalahkan.
Penting untuk dicatat bahwa organisasi-organisasi ini bukan hanya sekadar pengecer, tetapi mereka berperan dalam menciptakan jaringan distribusi yang menyebarkan produk dari Israel di tingkat internasional. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan skeptis saat membeli kurma.
Dalam upaya untuk membantu konsumen agar tidak membeli kurma dari Israel secara tidak sengaja, Palestine Campaign telah menyediakan beberapa panduan praktis yang dapat diikuti, di antaranya:
1. Periksa Label Saat Membeli Kurma: Pastikan untuk tidak membeli kurma yang diproduksi atau dikemas di Israel atau wilayah pemukiman ilegal di Tepi Barat. Periksa informasi yang tertera pada kemasan dengan cermat.