Kamu dan sahabat perlu membahas alokasi anggaran untuk berbagai kebutuhan, seperti makan, hiburan, dan tempat tinggal. Sebagai contoh, jika kalian berdua ingin menonton pertunjukan Broadway, salah satu dari kalian mungkin ingin membeli tiket premium, sementara yang lainnya tidak masalah duduk di barisan belakang. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah kalian berdua akan sepakat untuk duduk terpisah demi kenyamanan masing-masing?
Selain itu, perbedaan pilihan makan juga bisa menimbulkan ketegangan. Jika salah satu dari kalian ingin makan malam mewah sementara yang lainnya lebih memilih makanan jalanan, akan lebih baik jika kalian berkompromi. Misalnya, kalian bisa makan terpisah pada malam tertentu untuk mengakomodasi perbedaan selera. Namun, jika perbedaan ini terus berlanjut, perjalanan kalian bisa berisiko berakhir buruk.
2. Kebutuhan Waktu Sendiri yang Berbeda
Meskipun berlibur bersama sahabat bisa menyenangkan, tidak berarti kalian harus menghabiskan setiap waktu bersama. Beberapa orang mungkin membutuhkan waktu sendiri untuk bersantai atau menikmati suasana, sementara yang lainnya lebih suka beraktivitas bersama sepanjang waktu. Jika kamu merasa perlu waktu sendiri tetapi setiap rencana perjalanan melibatkan semua orang, hal ini bisa menimbulkan ketegangan dan bahkan pertengkaran.
Elaine Glusac menyarankan agar sebelum perjalanan dimulai, kamu dan sahabatmu berbicara secara terbuka mengenai kebutuhan waktu pribadi masing-masing. Jika ada di antara kalian yang lebih suka berjalan-jalan sendiri atau menikmati waktu bebas, penting untuk sepakat tentang hal ini. Misalnya, kalian bisa merencanakan aktivitas dengan kecepatan yang berbeda dan bertemu di restoran untuk makan. Dengan cara ini, kedua belah pihak bisa merasa puas tanpa merusak suasana liburan.