Tampang

Ketika Manusia Melepaskan Teknologi: Akankah Kita Bertahan?

13 Feb 2025 08:15 wib. 107
0 0
Hidup Tradisional
Sumber foto: Pinterest

Di era modern ini, kecanggihan teknologi telah mengubah cara hidup manusia secara drastis. Namun, dalam sekejap, muncul pertanyaan menarik: apa yang terjadi jika manusia memutuskan untuk lepas teknologi? Apakah kita masih bisa bertahan hidup? Fenomena tersebut tidak hanya mengancam kemudahan yang telah kita nikmati, tetapi juga memicu refleksi mendalam tentang ketahanan hidup dan bagaimana tradisi-tradisi bisa memainkan peran penting dalam menghadapi perubahan yang signifikan ini.

Lepas teknologi bukan sekadar tindakan mudah yang dapat dilakukan dalam semalam. Ini adalah perubahan menyeluruh yang melibatkan gaya hidup, cara berinteraksi, dan bahkan cara kita berpikir. Saat masyarakat mulai melepaskan kecanduan terhadap gadget, media sosial, dan platform digital lainnya, kita mungkin akan kembali kepada cara-cara tradisional dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini bisa berupa mengandalkan pertanian organik, berkomunikasi secara langsung, dan menjalin hubungan yang lebih mendalam dengan lingkungan. Namun, kesuksesan dalam melepaskan teknologi ini tergantung pada seberapa siap masyarakat untuk beradaptasi dengan situasi baru yang mungkin lebih menantang.

Ketahanan hidup menjadi kunci saat dunia menghadapi krisis karena merasa terjebak dalam ketergantungan teknologi. Bagi sebagian orang, hidup tanpa teknologi mungkin terasa mustahil. Namun, ada banyak contoh di seluruh dunia di mana masyarakat masih mengandalkan praktik tradisional. Misalnya, di beberapa desa di Indonesia, tradisi bertani secara organik tetap berlangsung meskipun banyak komunitas lain yang berpindah ke metode pertanian modern yang mengandalkan pupuk kimia dan teknologi canggih.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?