Kurangnya persiapan pendidikan anak juga menjadi penyebab lain yang memperburuk situasi ini. Hal ini menyebabkan pengeluaran generasi sandwich jauh lebih besar dibandingkan pendapatan yang mereka terima, berbeda dengan mereka yang tidak tergolong dalam generasi sandwich.
Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang semakin menantang dan biaya hidup yang terus meningkat, penting bagi generasi sandwich untuk mengelola keuangan mereka dengan bijak. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:
1. Kontrol Pengeluaran
Sayoga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran keuangan. Pengeluaran harus dikontrol agar tidak jatuh pada hal-hal yang bukan skala prioritas. "Pastikan untuk tidak mengeluarkan uang pada hal-hal yang sifatnya hanya keinginan," tegasnya. Generasi sandwich harus berhati-hati dalam menentukan mana pengeluaran yang benar-benar diperlukan dan mana yang hanya sekadar keinginan. Dengan mengatur pengeluaran dengan baik, mereka bisa memperbesar porsi dana untuk kebutuhan yang lebih mendesak.
2. Cari Pemasukan Tambahan
Meski gaya hidup sudah dibuat sesederhana mungkin, mengejar tambahan pendapatan menjadi pilihan lain yang patut dipertimbangkan. "Salah satu cara untuk menghadapi inflasi adalah meningkatkan pendapatan," jelas Sayoga. Beberapa pilihan untuk meningkatkan pemasukan antara lain melakukan pekerjaan sampingan, mengambil sertifikasi atau lisensi baru, serta menciptakan peluang untuk promosi di tempat kerja. Dengan memiliki pendidikan yang lebih tinggi atau lisensi yang relevan, potensi untuk mendapatkan posisi yang lebih baik dan gaji yang lebih tinggi pun semakin terbuka.