Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, sektor pengadaan listrik dan energi juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pertumbuhan sektor ini mencapai 15,88% pada tahun 2022 dan 9,10% pada tahun 2023, yang menunjukkan kontribusi yang cukup tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam. Dari data-data yang tersedia, pertumbuhan ekonomi Batam dalam lima tahun terakhir, terutama didorong oleh delapan sektor unggulan, antara lain industri pengolahan, konstruksi, jasa perdagangan, jasa keuangan, informasi komunikasi, transportasi pergudangan, pengadaan listrik dan gas, dan akomodasi. Selain itu, kota Batam juga berhasil mencatatkan tingkat recovery yang cepat pasca pandemi Covid pada tahun 2020-2021, di mana pertumbuhan sektor konsumsi rumah tangga, investasi, dan belanja pemerintah memberi kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi kota ini setiap tahunnya.
Menurut Suyono Saputro, dalam konteks industri manufaktur, ketersediaan energi dan pasokan yang lancar merupakan hal yang krusial. Kualitas pelayanan yang semakin baik menjadi salah satu aspek bagi peningkatan daya saing iklim investasi di Batam. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PLN dan BP Batam dalam menyusun perencanaan pengembangan kawasan pada masa yang akan datang, khususnya terkait sektor investasi unggulan dan proyeksi kebutuhan energi listrik dalam jangka waktu 5-10 tahun ke depan.