Tutup Iklan
hijab
  
login Register
 Ternyata Bukan IQ, Tapi Motivasilah Penentu Prestasi Matematika

Ternyata Bukan IQ, Tapi Motivasilah Penentu Prestasi Matematika

20 Agustus 2017 | Dibaca : 426x | Penulis : Rindang Riyanti

Bukan seberapa cerdas siswa tapi seberapa termotivasi mereka dan bagaimana mereka belajar yang menentukan pertumbuhan mereka dalam pencapaian matematika. Itulah temuan utama sebuah studi baru yang terbit di jurnal Child Development. Studi ini dilakukan oleh para periset di Universitas Munich dan Universitas Bielefeld.

"Sementara kecerdasan yang dinilai dengan tes IQ penting pada tahap awal pengembangan kompetensi matematika, motivasi dan keterampilan belajar memainkan peran yang lebih penting dalam pertumbuhan selanjutnya siswa," menurut Kou Murayama, peneliti psikologi postdoctoral di University of California, Los Angeles (yang berada di Universitas Munich saat memimpin penelitian).

Murayama dan rekannya melihat enam gelombang data tahunan dari studi longitudinal Jerman yang menilai kemampuan matematika pada 3.520 siswa di kelas 5 sampai 10. Mereka menyelidiki bagaimana motivasi, keterampilan belajar, dan kecerdasan siswa secara bersama-sama memperkirakan pertumbuhan jangka panjang dalam pencapaian matematika mereka melebihi lima tahun.

Kecerdasan sangat terkait dengan prestasi matematika siswa, namun hanya pada pengembangan awal kompetensi dalam mata pelajaran ini. Motivasi dan keterampilan belajar ternyata menjadi faktor yang lebih penting dalam hal pertumbuhan siswa (kurva belajar atau kemampuan belajar mereka) dalam matematika. Siswa yang merasa kompeten; secara intrinsik termotivasi; keterampilan yang digunakan seperti meringkas, menjelaskan, dan membuat koneksi ke materi lain; dan menghindari hafalan belajar menunjukkan pertumbuhan prestasi matematika lebih banyak daripada mereka yang tidak. Sebaliknya, kecerdasan siswa tidak ada kaitannya dengan pertumbuhan prestasi matematika.

"Studi kami menunjukkan bahwa kompetensi siswa untuk belajar matematika melibatkan faktor-faktor yang dapat dipupuk oleh pendidikan," jelas Murayama. "Program pendidikan yang berfokus pada motivasi dan keterampilan belajar siswa bisa menjadi cara penting untuk memajukan kompetensi mereka dalam matematika dan juga pelajaran lainnya."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kekurangan Vitamin D pada Ibu Hamil Pengaruhi Perkembangan Anak
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Kekurangan vitamin D pada ibu hamil selama kehamilan memiliki dampak negatif pada perkembangan sosial dan keterampilan motorik anak-anak usia pra-sekolah, ...
Inspiratif, Ini dia Sekilas Biografi tentang Presiden Wanita Pertama Singapura!
16 September 2017, by Zeal
Tampang - Halimah Yacob resmi terpilih sebagai presiden muslimah pertama Singapura pada Senin (11/9). Tak ada yang mengira bahwa perjuangan Halimah untuk ...
Yuk, Kita Kenal Lebih Dekat Si Hijau Yang Banyak Jasanya!
20 Februari 2018, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu, aku ditanya oleh keponakanku, “Kalau misalnya di dunia ini tidak ada pohon, apa yang akan terjadi ya?” Yuk, kita simak hal apa ...
Pelatihan Intensitas Tinggi Picu Pelepasan Endorfin
25 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Peneliti Finlandia di Universitas Turku telah mengungkapkan bahwa pelepasan endorfin yang diinduksi olahraga di otak bergantung pada intensitas latihan. ...
Dering di Telinga Berhubungan dengan Otak
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sebuah studi baru oleh peneliti University of Illinois menemukan bahwa tinitus kronis dikaitkan dengan perubahan pada jaringan tertentu di otak, dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview