Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Tepat Waktu versus Terlambat

Tepat Waktu versus Terlambat

14 Juli 2017 | Dibaca : 1107x | Penulis : Dika Mustika

Pernahkah Anda merasa kesal ketika janjian dengan seseorang dan ternyata kita harus menunggu beberapa waktu hingga akhirnya orang yang ditunggu datang? Saya pernah merasakan hal yang seperti itu. Ketika janjian dengan teman, dia ternyata datang terlambat. Saya merasa kesal karena dibuat menunggu lama olehnya.  Namun, di lain waktu, saya pun pernah merasakan ada di posisi sebaliknya. Saya stres di perjalanan ke kantor, karena ternyata jalanan sangat macet dan bis yang saya tumpangi seakan hanya berjalan di tempat saja, sementara jarum jam sudah menunjukkan waktu masuk, dan saya masih berada beberapa kilometer dari kantor.

Pernahkah terpikirkan, bahwa kesal, stres, kecewa, atau emosi negatif lainnya tidak perlu ada jika kita dapat mengatur waktu dengan baik.  Saya pernah mendengar dan sekaligus membenarkan juga, “ Tepat waktu bukan berarti berangkat pukul 8 pagi jika waktu masuk kantor kita jam 8. Tepat waktu berarti berangkat dengan estimasi waktu yang cukup agar kita sampai kantor sebelum pukul 8.”

Menurut Steven Covey, waktu terbagi menjadi 4 kelompok. Kelompok pertama, adalah waktu yang diisi oleh kegiatan yang penting dan mendesak, kelompok ke-2 adalah waktu yang diisi oleh kegiatan yang penting dan tidak mendesak, kelompok ke-3 adalah waktu yang diisi oleh kegiatan yang tidak penting dan mendesak, dan kelompok terakhir adalah kelompok ke-4 ketika waktu diisi oleh kegiatan yang tidak penting dan tidak mendesak.

idealnya, jika kita tak ingin diri atau orang lain kesal atau kecewa gara-gara waktu, kita sebaiknya berada pada penggunaan waktu kelompok waktu ke-2 (penting dan tidak mendesak). Mengapa bisa seperti itu? Salah satunya karena kita bisa menentukan prioritas kegiatan apa saja yang perlu selesai dalam batas waktu tertentu. Nah prioritas itu lah yang membuat penggunaan waktu seseorang menjadi lebih efektif.

Tak perlu lagi adanya tergesa-gesa, stres, atau perasaan bersalah karena kita terlambat.  Misal: ketika kita hendak pergi bekerja, kegiatan mana yang kita pilih: membuka hp berulang, menyiapkan tas kerja, menelepon kawan, sarapan, dll. Jika prioritas kita adalah membuka hp berulang, bukan tidak mungkin kita akan tergesa-gesa dalam menyiapkan tas kerja. Bahkan mungkin, kita akan tergesa-gesa menyiapkan tas kerja dan pergi bekerja tanpa sarapan. Prioritas yang diambil tak ada benar atau salah, tergantung penilaian dari setiap orang, karena setiap pilihan kegiatan yang dilakukan pastilah beralasan. Tinggal, sudah siapkah kita menerima konsekuensi atas pilihan yang kita buat tersebut?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Hanya Menghangatkan, Ini Khasiat Jahe untuk Kesehatan Kulit
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jahe dianggap sebagai salah satu herbal yang paling berkhasiat untuk kesehatan. Jahe mengandung vitamin B dan C, serat, zinc, dan senyawa ...
Bekerja dengan Teman Ternyata Dapat Meningkatkan Hasil Kerja
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Periset menganalisis hasil dari 26 penelitian berbeda (disebut meta-analisis) dan menemukan bahwa tim yang terdiri dari teman akan tampil lebih baik dalam ...
Dua Perawat RS Medika Bersaksi Tidak Ada Luka dan Benjolan di Tubuh Setya Novanto
3 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dua orang perawat RS Medika Permata Hijau bersaksi pada sidang kasus proyek e-KTP tersangka Setya Novanto. Keduanya bernama Nana Triatna dan Suhaidi Alfian ...
Tak Bisa Menunggu Lagi, Pasangan Ini Terpaksa Menikah di Kamar Mandi
3 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pernikahan menjadi salah satu acara sakral untuk dilakukan. Karena itulah, biasanya kita menginginkan hal ini terjadi di tempat yang baik dan ...
Motornya Tersenggol Marquez, Rossi Ngamuk-ngamuk
9 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Sirkuit Termas De Rio Hondo Argentina memakan korban pembalap terkenal yamaha, Valentino Rossi. Rossi terjatuh dari motornya saat balapan di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview