Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Teknik 3D Scanning Gunakan Air dan Robotika

Teknik 3D Scanning Gunakan Air dan Robotika

23 Agustus 2017 | Dibaca : 294x | Penulis : Rindang Riyanti

Kelompok peneliti internasional mengembangkan teknik yang menghasilkan pemindaian 3-D yang lebih akurat untuk merekonstruksi objek kompleks daripada yang ada saat ini. Metode inovatifnya menggabungkan robotika dan air.

"Dengan menggunakan lengan robot untuk membenamkan benda pada sumbu pada berbagai sudut, dan mengukur perpindahan volume setiap putaran, kami menggabungkan setiap urutan dan membuat representasi bentuk volumetrik dari sebuah benda," kata Prof Andrei Scharf, dari Ben-Gurion Universitas Negev, Jurusan Ilmu Komputer.

"Fitur utama metode kami adalah menggunakan perpindahan cairan sebagai sensor bentuk," Prof Scharf menjelaskan. "Tidak seperti sensor optik, cairan tersebut tidak memiliki persyaratan penglihatan, yang menembus rongga dan bagian tersembunyi dari benda, serta material transparan dan glossy, sehingga melewati semua jarak pandang dan keterbatasan optik dari perangkat pemindai konvensional."

Para peneliti menggunakan teori Archimedes tentang perpindahan untuk mengubah pemodelan rekonstruksi permukaan menjadi masalah pengukuran volume. Ini menjadi dasar bagi solusi modern dan inovatif tim untuk menghadapi tantangan dalam rekonstruksi bentuk 3 dimensi saat ini.

Kelompok ini mendemonstrasikan teknik baru pada bentuk 3-D dengan berbagai kompleksitas, termasuk patung gajah, induk dan anak yang sedang berpelukan dan heliks ganda DNA. Hasilnya menunjukkan bahwa rekonstruksi dipatenkan hampir sama akuratnya dengan model 3 dimensi asli.

Teknik baru ini terkait dengan computed tomography - metode pencitraan yang menggunakan sistem optik untuk pemindaian dan gambar yang akurat. Namun, alat berbasis tomografi berukuran besar dan mahal dan hanya bisa digunakan di lingkungan yang aman dan disesuaikan.

Prof Scharf mengatakan, "Pendekatan kami aman dan murah, dan alternatif yang jauh lebih menarik untuk menghasilkan bentuk yang sempurna dengan biaya komputasi rendah, dengan menggunakan metode pengumpulan data yang inovatif."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bule Pendaki Gunung Rinjani Sebut Allahuakbar Saat Gempa NTB
30 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Sungguh merinding mendengar kabar ada seorang pendaki Gunung Rinjani yang berteriak Allahuakbar saat gempa terjadi di atas dataran Nusa Tenggara Barat, Minggu ...
Cara Ampuh Atasi Putus Cinta
31 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hubungan tidak selamanya mulus dan berjalan sesuai yang diharapkan. Ada kalanya terjadi perbedaan pendapat, konflik berkepanjangan, hingga akhirnya terancam ...
Shireen Sungkar Lahirkan Anak Ke-Tiga, Teuku Wisnu Kasih Nama Islami Anak Perempuannya
18 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pasangan selebritis, Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar sedang berbahagia dengan kehadiran anak ke-tiga mereka yang berjenis kelamin perempuan. ...
Jasa Marga Prediksikan Fenomena Arus Balik 2018 akan Berlangsung hingga Akhir Pekan
22 Juni 2018, by Nur Atinal Khusna
PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik 2018 tak hanya terjadi dalam sehari pasca lebaran, namun akan terus berlanjut hingga akhir pekan ...
Semarang: Seorang Pria Membuang Jasad Perempuan di Tepi Jalan
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sesosok jasad wanita yang ditemukan di tepi jalan tepatnya di antara Jalan Kendeng V dan Jalan Pawiyatan Luhur I , Kelurahan Bendanngisor, Kecamatan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes