Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tak Terima SetNov Disudutkan, Golkar Adukan Koran Tempo ke Dewan Pers

Tak Terima SetNov Disudutkan, Golkar Adukan Koran Tempo ke Dewan Pers

11 Oktober 2017 | Dibaca : 1367x | Penulis : Rindang Riyanti

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Erwin Ricardo Silalahi mengadukan Koran Tempo ke Dewan Pers, Selasa (10/10/2017).

Hal ini dilatarbelakangi karena Koran Tempo dianggap menyudutkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terkait kasus korupsi e-KTP, padahal yang bersangkutan baru saja dicabut status tersangkanya dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel tanggal 29 September 2017.

Terkait hal tersebut, Koran Tempo diadukan melanggar Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers dalam beberapa artikel yang ditulis yang kaitannya dengan kasus korupsi E-KTP. Laporan ini diterima langsung oleh Muhammad Furqon selaku Kepala Bidang Pengaduan Dewan Pers.

"Pemberitaan yang dilakukan Koran Tempo memiliki motif jahat pembunuhan karakter Setya Novanto yang dilakukan secara masif. Kami menduga ada pelanggaran kode etik dengan menciptakan rasa permusuhan kepada Setnov," kata Erwin kepada awak media.

Erwin sendiri mengaku bahwa pihaknya sudah berupaya melakukan tindakan kooperatif dengan menghubungi jajaran redaksi Koran Tempo, namun menurut Erwin pihak Koran Tempo bersikap menghindar.

"Mereka terkesan menghindar dengan tidak ingin melakukan pertemuan. Laporan ini kami lakukan agar tidak ada tindakan anarkis yang terjadi karena kader Golkar marah atas pemberitaan Koran Tempo," ucapnya.

Berikut artikel-artikel yang diangap menyudutkan Setya Novanto. 

1. Artikel 2 Oktober 2017 dengan judul "Komisi Yudisial Akan Usut Putusan Kasus Setya".
2. Artikel 3 Oktober 2017 dengan judul "KY dan MA Didesak Tuntaskan Penyelidikan Praperadilan Setya".
3. Artikel 4 Oktober 2017 dengan judul "Bukti Keterlibatan Setya Menguat".
4. Artikel 5 Oktober 2017 dengan judul "Suap E-KTP Diduga Diputar ke Luar Negeri" dan "Setya Dua Kali Dicegah ke Luar Negeri".
5. Artikel 6 Oktober 2017 dengan judul "KPK Pakai Data FBI Ungkap Suap E-KTP" dan "Marliem Batal Bersaksi Karena Intervensi".
6. Artikel 7 dan 8 Oktober 2017 dengan judul "Setya Disebut Terima Hadiah dari Marliem".
7. Artikel 9 Oktober 2017 dengan judul Setya Diduga Rundingkan Harga E-KTP" dan "KPK Usut Rekening Gendut Marliem".
8. Artikel yang diunggak www.tempo.codengan judul "Soal Dokumen FBI, Kasus E-KTP dan Setya Novanto".
9. Artikel yang diunggah di www.tempo.codengan judul "Setumpuk Bukti dari FBI Terkait Aliran Rekening Johannes Marliem".
10. Artikel yang diunggah www.tempo.co dengan judul "Catatan FBI, Duit Rp 175 Miliar Masuk Rekening Johannes Marliem".

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Anak Tidak Suka Makan Sayur? Coba Resep Omelet Sosis Bayam !
29 Juli 2017, by Rachmiamy
Sebagai seorang ibu, kita pasti bingung saat anak tidak suka makan sayuran. Nah, coba cari jalan keluarnya. Salah satunya adalah dengan membuatkan anak menu ...
PK Ahok Ditolak, Amnesty International Undang Kuasa Hukum dan  Keluarga Ahok
5 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Fifi Lety Indra yang merupakan Kuasa Hukum Ahok, mengakui bahwa telah mendapat undangan resmi dari Amnesty International untuk membicarakan ...
 Palangkaraya Dinilai Cocok Jadi Ibu Kota Baru RI, Apa Alasannya?
13 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Banyak info menyebutkan bahwa ibukota RI akan dipindahkan dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Hal itu pun didukung oleh Faisal ...
Bagaimana Setiap Tipe Kepribadian Myers-Briggs Menunjukkan Kepedulian Mereka
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Masing-masing dari 16 tipe kepribadian Myers-Briggs sangat peduli pada orang-orang dalam kehidupan mereka dengan metode yang berbeda untuk ...
Hati-Hati Ketika Sulam Alis, Bisa Akibat Efek Seperti Berikut
5 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Memiliki alis yang cantik adalah idaman semua wanita. Namun terkadang  alis yang cantik tidaklah dimiliki oleh semua orang karena sebagian wanita memiliki ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab