Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

6 Juli 2018 | Dibaca : 398x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Kementerian Kesehatan Nila S. Moeloek mengaku masih mengkaji terkait kontroversi mengenai susu kental manis. Pengkajian ini dilakukan untuk menindaklanjuti setelah dikeluarkannya surat edaran bahwa susu kental manis bukan bagian dari produk susu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Nanti ada staf saya yang mengkaji," ujar Nila S. Moeloek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Nila S. Moeloek mengatakan, hingga kini Kementerian Kesehatan masih belum bisa menentukan langkah pasti yang akan diambil soal polemik susu kental manis itu, bahkan termasuk mengenai pembuatan aturan susu kental manis yang telah disarankan.

"Aturannya saya enggak bisa jawab dulu ya, tentu saya melihat dari kajian," kata Nila

Namun, Nila mengatatakan bahwa Kemenkes telah menegaskan bahwa susu kental manis bukanlah produk susu. Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk mengurangi mengonsumsi produk susu kental manis tersebut

"Ya mungkin kita mengurangi. Kalau toh dimakan juga, tapi ya kita harus mengatasi keseimbangannya. Ya, jangan bikin penyakit ya," kata Nila

Di lokasi yang sama, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kiran Pritasari juga menyatakan bahwa susu kental manis merupakan bukan susu olahan yang dapat dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat, apalagi jika produk ini digunakan sebagai pengganti susu. Ia mengatakan susu kental manis hanya bisa dipakai sebagai pelengkap kudapan saja.

Nila melanjutkan, pihaknya akan lebih masif lagi untuk mensosialisakan dan mengenai informasi aturan angka kecukupa gizi supaya masyarakat bisa lebih menyadari dan memberi perhatian khusus terhadap komposisi makanan yang akan dikonsumsi

"Kalau dari sisi program sebenarnya sudah kita punya aturan angka kecukupan gizi. Komposisi makanan itu kira-kira kalau daging sekian gram berapa kandungan, itu sebetulnya sudah ada. Tapi kalau itu masih kurang luas, ya kita memang harus perbaiki. Kita harus informasikan, sosialisasikan," tandasnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

6 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Tidur
21 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Jika Anda ingin menjadi orang sukses, maka Anda perlu meniru apa yang dilakukan oleh orang sukses dalam kesehariannya. Hal ini dapat ditiru ...
Mahasiswa UGM Meninggal Setelah Jatuh dari Atas Gedung
19 September 2017, by Rindang Riyanti
Universitas Gadjah Mada kini sedang melakukan proses investigasi terkait meninggalnya salah seorang mahasiswanya, Eko Nur As'adi karena jatuh dari atap ...
Sekjen PAN Mengklaim Tanpa Amien Rais Indonesia Tidak Bisa Rasakan Kebebasan Demokrasi
9 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengklaim Indonesia tidak akan ada kebebasan demokrasi seperti saat ini tanpa adanya peran Amien ...
reklamasi jakarta
11 Mei 2017, by Tonton Taufik
TAMPANG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan reklamasi terus dilanjutkan oleh gubernur dan wakil ...
6 Tips Menjadi Karyawan Teladan di Tempat Kerja
25 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Karyawan yang memiliki reputasi baik, kinerja baik, dan prestasi yang baik di perusahaan adalah karyawan yang disukai atasan. Karyawan semacam di atas ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview