Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

6 Juli 2018 | Dibaca : 299x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Kementerian Kesehatan Nila S. Moeloek mengaku masih mengkaji terkait kontroversi mengenai susu kental manis. Pengkajian ini dilakukan untuk menindaklanjuti setelah dikeluarkannya surat edaran bahwa susu kental manis bukan bagian dari produk susu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Nanti ada staf saya yang mengkaji," ujar Nila S. Moeloek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Nila S. Moeloek mengatakan, hingga kini Kementerian Kesehatan masih belum bisa menentukan langkah pasti yang akan diambil soal polemik susu kental manis itu, bahkan termasuk mengenai pembuatan aturan susu kental manis yang telah disarankan.

"Aturannya saya enggak bisa jawab dulu ya, tentu saya melihat dari kajian," kata Nila

Namun, Nila mengatatakan bahwa Kemenkes telah menegaskan bahwa susu kental manis bukanlah produk susu. Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk mengurangi mengonsumsi produk susu kental manis tersebut

"Ya mungkin kita mengurangi. Kalau toh dimakan juga, tapi ya kita harus mengatasi keseimbangannya. Ya, jangan bikin penyakit ya," kata Nila

Di lokasi yang sama, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kiran Pritasari juga menyatakan bahwa susu kental manis merupakan bukan susu olahan yang dapat dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat, apalagi jika produk ini digunakan sebagai pengganti susu. Ia mengatakan susu kental manis hanya bisa dipakai sebagai pelengkap kudapan saja.

Nila melanjutkan, pihaknya akan lebih masif lagi untuk mensosialisakan dan mengenai informasi aturan angka kecukupa gizi supaya masyarakat bisa lebih menyadari dan memberi perhatian khusus terhadap komposisi makanan yang akan dikonsumsi

"Kalau dari sisi program sebenarnya sudah kita punya aturan angka kecukupan gizi. Komposisi makanan itu kira-kira kalau daging sekian gram berapa kandungan, itu sebetulnya sudah ada. Tapi kalau itu masih kurang luas, ya kita memang harus perbaiki. Kita harus informasikan, sosialisasikan," tandasnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Deddy Mizwar Kunjungi Rumah Penerima Bantuan Rutilahu
20 November 2017, by Admin
  Tampang.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat gencar melakukan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui Bantuan Stimulasi ...
Lenovo Akan Luncurkan Sistem Augmented Reality Bertema Star Wars
23 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ingin merasakan menggunakan pedang laser seperti di film Star Wars? Atau ingin merasakan bagaimana menjadi seorang Jedi dalam Star ...
Lakukan Cara ini Jika Kamu Merasa Ngantuk saat Bekerja Akibat Kurang Tidur
11 September 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Saat kita melakukan pekerjaan apalagi dengan beban yang cukup berat, sudah pasti tubuh dan pikiran yang fit sangat diperlukan. Namun tak jarang ...
Terseret Arus 6 km, Seorang Bocah Ditemukan Tewas Mengambang
20 November 2017, by Rindang Riyanti
Seorang bocah laki-laki yang dikabarkan hilang sejak Jumat sore (17/11/2017), akhirnya berhasil ditemukan. Namun naas, ia ditemukan telah tewas mengambang di ...
Mudik Pakai Mobil Dinas, Tunjangan PNS DKI Bakal di Potong
12 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Djarot Saiful Hidayat selaku Gubernur DKI Jakarta melarang keras PNS DKI menggunakan kendaraan dinas untuk mudik lebaran tahun ini. Walaupun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab