Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

Susu Kental Manis Bukan Bagian Dari Produk Susu? Berikut Imbauan Kementeri Kesehatan

6 Juli 2018 | Dibaca : 613x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Kementerian Kesehatan Nila S. Moeloek mengaku masih mengkaji terkait kontroversi mengenai susu kental manis. Pengkajian ini dilakukan untuk menindaklanjuti setelah dikeluarkannya surat edaran bahwa susu kental manis bukan bagian dari produk susu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Nanti ada staf saya yang mengkaji," ujar Nila S. Moeloek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Nila S. Moeloek mengatakan, hingga kini Kementerian Kesehatan masih belum bisa menentukan langkah pasti yang akan diambil soal polemik susu kental manis itu, bahkan termasuk mengenai pembuatan aturan susu kental manis yang telah disarankan.

"Aturannya saya enggak bisa jawab dulu ya, tentu saya melihat dari kajian," kata Nila

Namun, Nila mengatatakan bahwa Kemenkes telah menegaskan bahwa susu kental manis bukanlah produk susu. Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk mengurangi mengonsumsi produk susu kental manis tersebut

"Ya mungkin kita mengurangi. Kalau toh dimakan juga, tapi ya kita harus mengatasi keseimbangannya. Ya, jangan bikin penyakit ya," kata Nila

Di lokasi yang sama, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kiran Pritasari juga menyatakan bahwa susu kental manis merupakan bukan susu olahan yang dapat dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat, apalagi jika produk ini digunakan sebagai pengganti susu. Ia mengatakan susu kental manis hanya bisa dipakai sebagai pelengkap kudapan saja.

Nila melanjutkan, pihaknya akan lebih masif lagi untuk mensosialisakan dan mengenai informasi aturan angka kecukupa gizi supaya masyarakat bisa lebih menyadari dan memberi perhatian khusus terhadap komposisi makanan yang akan dikonsumsi

"Kalau dari sisi program sebenarnya sudah kita punya aturan angka kecukupan gizi. Komposisi makanan itu kira-kira kalau daging sekian gram berapa kandungan, itu sebetulnya sudah ada. Tapi kalau itu masih kurang luas, ya kita memang harus perbaiki. Kita harus informasikan, sosialisasikan," tandasnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kembali Kicauan Artis Sekaligus mantan Anggota Dewan Marisa Haque membuat Banyak Nitizen Geram
21 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Unggahan postingan artis sekaligus mantan Anggota Dewan dan istri aktor Ikang Fauzi ke dalam instragramnya bersama sahabat karibnya semasa SMA ...
Xabi Alonso Memberikan Semangat Kepada Para Pemain Real Madrid
24 November 2017, by Rachmiamy
Klub raksasa Spanyol Real Madrid mendapat situasi yang sulit di awal musim 2017/2018. Hingga pekan kedua belas, Los Blancos hanya mampu menempati posisi ketiga ...
Tips Rias Kuku dengan Cat Akrilik
26 Juni 2018, by Maman Soleman
Seni merias kuku bukan lagi sekadar mendekorasi kuku, tetapi juga sudah masuk ranah fashion item, bahkan dipakai dalam acara sakral seperti pernikahan. Dalam ...
Fasies Vulkanik Baru Dibuka di Hawaii, Pejabat Menyiapkan Evakuasi
14 Mei 2018, by Slesta
Polisi memerintahkan warga untuk bersiap-siap untuk mengungsi di Pulau Besar Hawaii setelah celah baru dibuka di zona timur gunung berapi Kilauea, ...
Sekali Hirup Asap Vape Berisiko Tingkatkan Serangan Jantung
16 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Vape atau rokok elektrik yang sedang digandrungi oleh masyarakat terutama anak muda ini dipercaya merupakan tindakan yang tepat dari pada harus ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab