Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Soal Imbauan Nobar Film G30S PKI, Gerindra: Jokowi Kalah Cepat

Soal Imbauan Nobar Film G30S PKI, Gerindra: Jokowi Kalah Cepat

21 September 2017 | Dibaca : 428x | Penulis : Rindang Riyanti

Berkaitan dengan himbauan nobar film 'Pengkhianatan G30S PKI', Gerindra menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalah cepat dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Di sini terbukti kalau Panglima tertinggi TNI Presiden Joko Widodo, Menhan dan Menko Polhukam kalah cepat dari Panglima TNI yang sudah mungkin lebih dulu mencium akan ancaman akan bangkitnya PKI sehingga perlu prajurit TNI dan keluarga untuk menonton film G30S/PKI," kata Waketum Gerindra Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/9/2017).

Arief Poyuono memuji Gatot karena dianggap sigap dalam mempertahankan Pancasila. Apalagi, banyak pihak yang mengatakan bila ideologi PKI mulai bangkit lagi.

 "Panglima TNI Gatot Nurmantyo perlu diacungkan jempol akan kesigapannya sebagai prajurit TNI Untuk terus mempertahankan Pancasila dari ancaman ideologi PKI yang katanya mulai bangkit," tandasnya.

Terkait pernyataan Gatot yang menyebut hanya pemerintah yang bisa melarang imbauannya pada para prajurit untuk menonton film 'Pengkhianatan G30S PKI', Arief mengatakan hal tersebut sudah sangat benar. Apalagi, menurut Arief, film garapan Orde Baru tersebut tak hanya berisi tentang kekerasan saja, tapi juga film tentang ideologi komunis yang tidak sesuai dengan Pancasila.

"Pernyataan Gatot Nurmantyo yang mengatakan 'hanya Pemerintah yang bisa melarangnya untuk himbauan pada prajurit TNI untuk menonton film G30S/PKI' menunjukan kalau apa yang dilakukan Panglima TNI adalah sudah benar. Walau seharusnya perintah menonton lebih diperluas dengan berkomunikasi dahulu dengan Menkopolkam dan Presiden," lanjutnya.

"Karena Film G30S PKI bukan cuma bermakna film pembunuhan para jenderal, tapi lebih bermakna sebuah film tentang sebuah ideologi politik yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila," imbuhnya.

Oleh karena itu, Arief mendorong Jokowi untuk segera mengeluarkan imbauan pada masyarakat untuk ikut juga menonton film 'Pengkhianatan G30S PKI'. Agar, masyarakat bisa lebih setia pada Pancasila dan tidak terpengaruh paham komunis.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Setelah Menikah dengan Engku Emran, Bella akan Pindah ke Malaysia?
9 September 2017, by Rachmiamy
Artis cantik Laudya Cynthia Bella akhirnya resmi menikah dengan pengusaha asal negeri Jiran Malaysia, Engku Emran. Pernikahan Bella dan suaminya tersebut ...
Tips Cepat Move On dari Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sudah sewajarnya bahkan sebuah keharusan bagi seseorang yang normal untuk mencintai dicintai. Semua orang berhak mendapatkan keduanya. Tapi terkadang misteri ...
hary tanoe
24 Juni 2017, by Zeal
Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC ditetapkan tersangka oleh kepolisian. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol ...
Bingung, Gelisah saat anda tidak Pegang Smart Phone, Anda sudah Terkena Nomophobia
2 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Penggunaan Hand Phone atau saat ini lebih banyak orang menggunakan Smart Phone, sudah dianggap sebagai suatu kebutuhan, mulai dari anak-anak ...
AS Roma Berhasil Membalikkan Keadaan di Leg Kedua Liga Champion dengan Membantai Barcelona 3-0 Tanpa Balas
11 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sepak bola adalah olahraga paling digemari di seluruh dunia. Tidak heran setiap liga berskala internasional selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh penggemar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman