Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Sistem Imun Salamander Ternyata untuk Beregenerasi

Sistem Imun Salamander Ternyata untuk Beregenerasi

23 Maret 2018 | Dibaca : 841x | Penulis : Maman Soleman

Sistem imun atau kekebalan pada salamander ternyata berfungsi menumbuhkan kembali anggota tubuh mereka. Para peneliti dari Australian Regenerative Medicine Institute (ARMI) Monash University, Australia, menemukan, ketika sel-sel kekebalan tubuh (makrofag) itu dilenyapkan, salamander kehilangan kemampuan untuk meregenerasi anggota tubuh mereka. Sebagai gantinya, terbentuk jaringan parut. Padahal dengan fungsi regenerasi tersebut, salamander mampu menumbuhkan tali saraf tulang belakang, jaringan otak, bahkan bagian hati mereka.

Menurut Dr. James Godwin, ketua tim peneliti di laboratorium ARMI, penemuan itu membawa penelitian selangkah lebih dekat untuk mengerti kondisi yang dibutuhkan untuk beregenerasi. Sebelumnya peneliti memperkirakan makrofag tidak berperan dalam regenerasi, tetapi penelitian terbaru menunjukkan hasil yang berbeda. Jika makrofag tidak ada dalam fase awal dalam penyembuhan, regenerasi tidak akan terjadi.

Penelitian dilakukan untuk melihat bagaimana makrofag berperan dalam proses regenerasi. Hasil penelitian itu menjadi jalan untuk melakukan terapi rekayasa sistem kekebalan manusia ke jalur yang lebih regeneratif.

Salamander mengatasi cedera dengan cara yang luar biasa. Proses penyembuhan yang terjadi pada tubuhnya memulihkan fungsi jaringan secara lengkap pada setiap bagian tubuh, termasuk organ. Regenerasi jaringan tersebut bebas bekas luka dan hampir sempurna seperti sebelum terjadi kerusakan.

Menurut Dr. Godwin, salamander merupakan contoh yang sempurna dalam proses regenerasi. Penelitian pada proses penyembuhan salamander dapat mendorong cara penyembuhan baru untuk beberapa kondisi umum seperti penyakit pada hati. Penyembuhan bekas luka akan secara dramatis meningkatkan pemulihan pasien setelah operasi. Indikasi kemampuan beregenerasi ditemukan pada berbagai spesies hewan. Namun dalam sejumlah kasus, beberapa spesies tersebut telah mati karena evolusi.

Penelitian itu masih perlu dilanjutkan untuk mengetahui seperti apa salamander beregenerasi sehingga akhirnya nanti dapat diterapkan pada manusia.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pentagon Mengidentifikasi Marinir Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter di Australia
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com - Korps Marinir AS telah mengidentifikasi tiga tentara yang tewas akhir pekan lalu setelah helikopter mereka turun dari pantai timur ...
Mahasiswa Aktif Dari Salah Satu PTN di Semarang Tertangkap Basah Setelah Melakukan Perjokian di Kampus Unissula Semarang
16 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Seorang mahasiswa aktif disalah satu PTN di Semarang tertangkap basah dan langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib setelah melakukan perjokian terhadap ...
Tingkat Tiroid yang Rendah Dapat Mempengaruhi Kesuburan Wanita
21 Desember 2017, by Slesta
Memiliki tiroid yang sedikit kurang aktif dapat mengganggu kemampuan wanita untuk hamil, sebuah studi Harvard Medical School baru ditemukan. Dokter telah ...
Burung Tabrak Pesawat, Pesawatnya Penyok Moncongnya
10 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Ada peristiwa unik terjadi saat pesawat Lion Air LNI823 akan mendarat di Bandara Juanda Surabaya, pesawat tersebut bertabrakan dengan seekor ...
Banyak ‘Makan’ Gula, Tanaman Juga Bisa Gemuk
3 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Makan terlalu banyak tanpa berolahraga membuat berat badan Anda mungkin akan bertambah beberapa kilogram. Ternyata, hal ini juga berlaku pada tanaman. Dalam ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman