Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Setya Novanto Ajukan Praperadilan, Ini Senjata KPK

Setya Novanto Ajukan Praperadilan, Ini Senjata KPK

12 September 2017 | Dibaca : 379x | Penulis : Rindang Riyanti

Terkait kasus e-KTP, Setya Novanto mengajukan praperadilan terhadap KPK karena status tersangkanya. Atas gugatan tersebut,

KPK sudah menyiapkan senjata untuk menghadapi Setya Novanto. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah.

"Tentu itu akan kita hadapi, apa saja yang dimohonkan di sana karena menurut pandangan kami semuanya sudah clear secara hukum sebenarnya dari apa yang disampaikan," kata Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Salah satu poin yang digugat Novanto adalah soal keabsahan penyidik KPK.

"Misalnya terkait dengan keabsahan penyidik yang dari non-Polri atau non-Kejaksaan, apakah mengacu pada KUHAP, atau mengacu pada UU KPK? Tentu kita sudah firm betul soal ini. Apalagi MK sudah menegaskan bahwa KPK bisa mengangkat penyidik sendiri," tanggapnya.

Selain itu, poin lainnya adalah soal status tersangka yang disematkan padanya. Penetapan tersangka seharusnya dilakukan setelah ditemukan 2 bukti permulaan yang cukup. KPK yakin bahwa telah mengantongi bukti yang sangat kuat.

"Karena ini adalah pengembangan dari proses penuntutan, dan proses penyelidikan dan penyidikannya sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014 lalu. Jadi kita punya bukti yang sangat kuat. Kita yakin dengan pembuktian tersebut," pungkas Febri.

Novanto ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (17/7). Novanto dijerat KPK terkait kapasitasnya sebagai Ketua Komisi II DPR periode 2009-2014. Nivanto diduga memiliki peran dalam setiap proses pengadaan e-KTP, mulai perencanaan, pembahasan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa melalui tersangka lainnya, Andi Narogong.

Sidang perdana praperadilan Novanto dijadwalkan akan dimulai Selasa (12/9). Praperadilan Novanto didaftarkan dengan nomor register 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel. Sidang praperadilan ini akan dipimpin hakim Cepi Iskandar.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kembung Dapat Teratasi Dengan 5 Minuman Ini. Penasaran?
8 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Kembung di perut memang tidak mengenakan. Rasa begah di perut sering menyiksa tubuh sampai bisa membuat fikiran sulit untuk ...
Kelenteng Sam Poo Kong, Peninggalan Besar Laksamana Cheng Ho di Semarang
30 Juli 2018, by Maman Soleman
Seperti di kota besar lainnya di Indonesia, semacam Jakarta dan Palembang, Kota Semarang juga memiliki jejak peninggalan bangsa Tiongkok berabad-abad lalu. ...
Kebiasaan Sehat Ini Ternyata Bisa Menjadi Berbahaya
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Kita terbiasa dengan banyak kebiasaan "berguna", yang sebenarnya sangat tidak berguna. Berikut kebiasaan sehat yang tidak hanya gagal memberi hasil ...
xavi
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mantan pemain Barcelona Xavi Hernandez tak bosan-bosan untuk memuji mantan rekannya di Barcelona Lionel Messi. Xavi percaya kehebatan Messi tidak ...
Jangan Menunggu Berdampak Seperti Kasus Ahok, Polisi Diminta Merespon Cepat
9 Agustus 2017, by Zeal
Beberapa waktu yang lalu, Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI, Viktor Laiskodat, menyampaikan pidato yang cukup menimbulkan kontroversi publik. Bagi sebagian ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab