Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Seru di Kelas Bahasa Indonesia

Seru di Kelas Bahasa Indonesia

17 Agustus 2017 | Dibaca : 607x | Penulis : Dika Mustika

Pelajaran Bahasa Indonesia Membosankan? Tidak Lagi! Bahasa Indonesia mungkin sering menjadi pelajaran yang ada di daftar pelajaran terbawah yang menjadi favorit para siswa. Mengantuk, membosankan, capek menulis, tak perlu dipelajari juga sudah bisa. Itu kata yang keluar dari siswa mengenai pelajaran yang satu ini. Jangan salah, mungkin itu terjadi jika kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia hanya dilakukan dengan metode konvensional. Ketika kegiatan pembelajaran hanya menyalin, membaca, dan sejenisnya.

Jika kegiatan pembelajaran ini bisa dikemas dalam berbagai kegiatan yang menarik, bukan tidak mungkin pelajaran Bahasa Indonesia bisa menjadi salah satu pelajaran favorit para siswa. Misal: kegiatan wawancara langsung ke orang-orang yang ada di sekolah ketika hendak mempelajari berbagai kalimat tanya, men-dubbing film ketika hendak mempelajari tentang kalimat percakapan, melanjutkan cerita secara berkelompok sebelum anak menuliskan cerita imajinatif, menyanyi untuk melatih membaca lancar (khususnya pada kelas kecil (1-2)).

Jika misalnya anak masih memerlukan motivasi untuk mau aktif terlibat, kemaslah juga kegiatan pembelajaran dalam bentuk audisi. Dalam audisi tersebut bisa juga dilakukan proses merekam. Rekaman ini lah yang nantinya akan diperlihatkan ulang ke anak lagi supaya mereka menilai performance-nya sendiri dan bisa mengapresiasi yang sudah baik dan memperbaiki apa yang masih perlu ditingkatkan. Audisi ini, bukanlah audisi sesuatu yang ‘besar’ namun bisa dilakukan dalam berbagai hal, misal: audisi menceritakan pengalaman sehari-hari, audisi menceritakan cara membuat kue, membuat karya, dll.

Poin penting dalam kegiatan yang bisa dilakukan di kelas bahasa adalah, bagaimana anak mendapatkan pengalaman aktif berbahasa, sehingga anak bisa mendapatkan ‘rasa bahasa’ dalam berbagai kegiatannya tersebut.Kelas bahasa mungkin akan menjadi kelas yang cukup gaduh karena anak melakukan berbagai kegiatan praktik langsung. Tak perlu khawatir, karena melalui kegiatan ‘gaduh’ inilah akan terjadi keaktifan berbahasa.

 

   

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tiga Polisi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri Kampung Melayu akan Dimakamkan Hari ini
25 Mei 2017, by Zeal
Ledakan bom bunuh diri semalam yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, mengakibatkan tiga polisi meninggal dunia. Berdasar informasi, ketiganya ...
Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?
3 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Tidak diketahui secara pasti asal-usul bagaimana terjadinya proses dianugerahkannya gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Puri ...
Inilah 5 Fakta Mengejutkan Kasus Penipuan Umrah First Travel
13 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Beberapa hari yang lalu polisi telah menangkap pemilik serta pimpinan Travel Umroh PT First Anugerah Karya Wisata atau disebut juga First ...
Jika Anda Masih Berfikir 4 Hal Ini, Anda Akan Tetap Single Selamanya
5 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Mungkin Anda adalah salah satu dari banyak orang yang berfikir. Mengapa sampai saat ini Anda masih single? Apa yang salah dengan diri Anda? ...
Polres Bandung Mulai Menerapkan Tilang CCTV
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya para warga mematuhi aturan yang berlaku di segala aspek bermasyarakat, tidak terkecuali dalam berlalu-lintas. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab