Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Selamat Hari Kartini Untuk Perempuan Indonesia, Selamat Berkarya!

Selamat Hari Kartini Untuk Perempuan Indonesia, Selamat Berkarya!

21 April 2018 | Dibaca : 915x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Anda pasti tidak merasa asing dengan nama Kartini, bukan? Ya harus diakui bahwa nama Kartini telah mendunia khususnya di Indonesia.  Namun, sadarkah Anda bahwa hari ini adalah hari Kartini? Ya singkat cerita, setiap tanggal 21 April di Indonesia akan diperingati sebagai hari Kartini sebagai bentuk penghargaan pada sosok Raden Adjeng Kartini yang telah berjasa begitu besar untuk perubahan derajat perempuan Indonesia.

Ditetapkannya tanggal 21 April sebagai Hari Kartini disesuaikan dengan tanggal lahir sang R.A. Kartini yang lahir pada 21 April 1879 dan meninggal pada 17 September 1904. Peringatan R.A Kartini ditetapkan oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964 dimana Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Sekaligus penetapan hari lahirnya R.A. Kartini yakni 21 April diperingati setiap tahun sebagai hari besar nasional yang sering dikenal dengan Hari Kartini.

Sejarah singkat jasa Kartini adalah bermula saat ia menyadari status perempuan ketika Indonesia masih dalam kekuasaan kolonial Belanda dan berada pada status sosial paling rendah dibanding pria saat itu. Karena Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara secara otomatis dia memiliki peluang berteman dengan anak-anak perempuan Belanda yang tinggal di Indonesia.

Kartini tertarik dengan pola pikir perempuan Eropa yang sudah sangat maju. Lalu Kartini memiliki kerinduan untuk memajukan pola pikir perempuan Indonesia karena saat itu berada pada status sosial paling rendah. Salah satunya adalah dengan menyuarakan dan membuat gebrakan baru agar perempuan diberi hak yang sama dengan pria untuk mengecap pendidikan.

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.  

Kemudian hasil dari tulisan-tulisan Kartini lahirlah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Bisa dipastikan buku tersebut memiliki nyawa perubahan. Dari sanalah sosok Kartini menjadi sosok perempuan yang telah berjasa bagi perubahan status perempaun Indonesia bahkan dunia.

Nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini pun sudah semakin terlihat bahkan seperti tak ada lagi gap yang memisahkan antara hak wanita dan pria, semuanya sama dan memiliki hak yang sama di berbagai bidang mulai dari pendidikan, budaya, politik, ekonomi, sosial dan sebagainya.

Untuk itu, selamat berkarya perempuan Indonesia, kini saatnya perempuan tak lagi berada pada status sosial terendah, sebaliknya perempuan Indonesia juga mampu memimpin dan berkarya seperti pria bahkan lebih baik.

Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Cara Termudah Atasi Bau Mulut yang Menyerang
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bau mulut memang menjadi salah satu masalah yang dapat menyebabkan kurang percaya diri. Bau mulut dapat disebabkan karena penyakit, seperti ...
Masih Lelah Meskipun Tidur Nyenyak, Mengapa?
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika tubuh lelah dengan kegiatan sepanjang hari, tak ada yang lebih menyenangkan tubuh dibandingkan dengan tidur yang nyenyak. Ketika tidur ...
Pelatihan Intensitas Tinggi Picu Pelepasan Endorfin
25 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Peneliti Finlandia di Universitas Turku telah mengungkapkan bahwa pelepasan endorfin yang diinduksi olahraga di otak bergantung pada intensitas latihan. ...
Warga Boyolali Jatuh dari Puncak Merapi
23 September 2017, by Rindang Riyanti
Salah seorang pendaki gunung terjatuh saat turun dari Puncak Merapi. Pendaki tersebut adalah Musiri (30) seorang warga asal Dukuh Bulusari, Desa Kaligentong, ...
Bagaimana Perubahan Iklim Pengaruhi Penyakit Menular?
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Memprediksi bagaimana perubahan iklim akan mempengaruhi berkembangnya penyakit menular akan memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan masyarakat. Tapi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab