Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Sebuah Lubang Besar ditemukan di Perairan Australia The Great Barrier Reef

Sebuah Lubang Besar ditemukan di Perairan Australia The Great Barrier Reef

2 Oktober 2017 | Dibaca : 404x | Penulis : Rio Nur Arifin

“Great Barrier Reef” adalah rumah terumbu karang terbesar di dunia. Di sisi lain, kehilangan lebih dari separuh karangnya sejak tahun 1998 karena beberapa faktor seperti perubahan iklim dan polusi. Di tengah kerusakan ini ada sebuah kejutan yang menakjubkan, dia adalah "lubang biru" yang penuh dengan karang yang menakjubkan.

"Lubang biru" besar ditemukan oleh ahli biologi kelautan Johnny Gaskell. Dia pertama kali melihat lubang biru di peta Google. Kemudian, dia pergi untuk mengkonfirmasi keberadaannya bersama dengan timnya.

Gaskell mengatakan bahwa apa yang mereka temukan di dalam laguna tersembunyi itu sulit dipercaya, mengingat ada topan Kategori 4 yang langsung mencapai puncaknya sekitar lima bulan yang lalu.

Diperkirakan lubang biru itu berukuran sekitar 50 sampai 65 kaki. Gaskell dan timnya adalah orang pertama yang menyelam di dalam lubang.

Jadi, apa yang mereka temukan di dalam lubang biru besar itu? Mereka telah menemukan pertumbuhan karang yang signifikan. Gaskell mengatakan bahwa ada Batu-batuan Birdsnest yang besar (Seriatopora) dan karang Staghorn yang memanjang secara panjang (Acropora). Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kedua karang itu termasuk di antara koloni terbesar dan paling halus yang pernah dia lihat, seperti yang dicatat oleh The Inverse.

Ini berarti bahwa di dalam lubang biru ini adalah terumbu karang yang booming, yang merupakan pandangan positif bagi rumah terumbu karang terbesar di dunia. Dilaporkan bahwa karang di Great Barrier Reef sedang memutih dan beberapa lainnya sekarat.

Sebuah portal Amusing Planet melaporkan bahwa lubang biru adalah lubang pembuangan bawah air yang dibentuk karena erosi batuan karbonat dan dapat dilihat sebagai lingkaran biru gelap air di laut. Kelihatannya biru tua karena penyerapan sinar matahari lebih besar yang menambah dengan peningkatan kedalaman. Hal ini juga menganggap bahwa air dalam di lubang biru lebih dingin daripada di sekitar lautan.

Sementara itu, Gaskell tidak mengungkapkan lokasi yang tepat dari laguna yang tersembunyi. Hal ini tampaknya masuk akal karena Great Barrier Reef sekarang menderita faktor yang merusak. Ini bisa melindungi terumbu karang yang baru ditemukan dari kerusakan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Stress Ternyata Dapat Menular pada Pasangan, Ini Penjelasannya
12 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika pasangan kamu tengah mengalami stress, ternyata ada kemungkinan kamu juga bisa terserang stress. Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi ...
RI Kuasai Saham Freeport, RI Disorot Dunia
15 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu hal yang menjadi sosortan dunia adalah kemampuan RI untuk menguasai Freeport. Kini, RI telah menguasai 51 persen saham Freeport. ...
Anies Baswedan: Nilai Transaksi PRJ 2018 Capai Rp 7,3 Triliun
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan total transaksi yang terjadi di Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang dilakukan selama 40 hari itu ...
Update Story Film Pengabdi Setan, Raffi Endorse atau Ngebajak?
4 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Di era teknologi seperti sekarang ini, kasus pembajakan film di Indonesia semakin marak terjadi. Sekarang, hanya dengan berbekal smartphone dan kuota, adegan ...
Puzzle Raksasa Kehidupan
10 Februari 2018, by Dika Mustika
Pernahkah kamu berpikir bahwa kehidupan ini adalah sebuah sistem? Atau bagaikan bilah puzzle raksasa yang tak akan utuh bila ada satu bagiannya yang hilang? ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab