Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
SBY Bantah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

SBY Bantah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

31 Maret 2018 | Dibaca : 586x | Penulis : oteli w

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah adanya isu pemberitaan di media massa yang menyebut dirinya menyodorkan nama putera sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadi calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Apakah benar berita itu yang seolah-olah SBY yang minta-minta untuk bergabung ke Pak Jokowi, mendukung Pak Jokowi dan termasuk minta agar AHY dijadikan cawapres beliau. Tidak benar, tidak benar," jelas SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah pada akun Facebook SBY, Sabtu (31/3/2018).

Menurut SBY, saat dirinya beberapa kali kesempatan bertemu langsung dengan Jokowi tidak pernah sekalipun meminta Jokowi agar mempertimbangkan AHY untuk menjadi cawapresnya.

"Lantas menteri Pak Jokowi yang datang menemui saya, juga tidak pernah 'tolong sampaikan ke Pak Jokowi bahwa AHY dijadikan cawapres beliau'," kata SBY.

SBY menuturkan dirinya merupakan orang yang pernah menjadi capres dua kali dan berhasil pula menjadi presiden sebanyak dua kali. Sehingga ia merasa sangat tak mungkin bila dirinya meminta bahkan memaksa Jokowi untuk memilih AHY menjadi cawapres mendampingi Jokowi.

"Kalau dulu ketika saya mempertimbangkan siapa ya cawapres yang akan saya ajak untuk mendampingi saya, kalau ada yang memaksakan, meminta-minta tolong dijadikan cawapres saya juga kan tak happy. Sama, kalau sekarang ada yang minta ke Pak Jokowi, apalagi setengah memaksa tentu Pak Jokowi tidak suka," paparnya.

Presiden RI ke-6 ini mengaku dirinya sangat mengerti etika dalam berpolitik dengan tidak memaksa-maksa calon tertentu untuk memilih AHY menjadi cawapresnya.

"Saya mengerti politik, saya mengerti etika politik apalagi tidak mungkin anak saya sendiri AHY disodor-sodorkan untuk jadi cawapresnya pak jokowi," ucapnya.

SBY pun mengaku tidak tahu darimana sumber pemberitaan itu. Dia sangat berharap sumber tersebut datangnya bukan dari kalangan Istana atau siapapun yang dekat dengan Jokowi.

"Kalau justru berita itu muncul dari lingkaran Pak Jokowi tentu melukai perasaan saya, dan mungkin malah mengganggu hubungan baik saya dengan Pak Jokowi yang selama ini terjalin dengan baik," jelasnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah Fakta Dibalik Pesta Seks Para Gay
11 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Beberapa waktu lalu, polisi telah menggerebek sebuah tempat para gay melakukan pesta seks. Tempat yang bermodus tempat spa biasa berlokasi ...
Barcelona Gugat Neymar Karena Dianggap Langgar Kontrak
23 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu klub raksasa Spanyol, Barcelona menggugat mantan pemainnya yang pergi menuju PSG, yakni Neymar sebesar 8,5 juta euro karena tuduhan ...
Bagaimana Cara Membangun Politik yang Bermoral ?
2 April 2018, by oteli w
BAGAIMANA CARA MEMBANGUN POLITIK YANG BERMORAL? Menurut KBBI Politik diartikan sebagai berikut: 1 (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan ...
Suka Makan Popcorn? Ini 5 Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan
29 Januari 2018, by Rachmiamy
Siapa yang tak suka popcorn. Camilan yang satu ini sangat populer dijadikan sebagai camilan saat menonton film. Popcorn terbuat dari biji jagung, Ketika biji ...
Pujian Legenda MotoGP Asal Italia Giacomo Agostini Kepada Juara Dunia MotoGP 2017 Marc Marquez
18 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap Tim Repsol Honda asal Spanyol Marc Marquez sukses menjadi juara dunia MotoGP 2017. Marquez berhasil mengumpulkan 298 poin di MotoGP 2017. Meninggalkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab