Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
SBY Bantah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

SBY Bantah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

31 Maret 2018 | Dibaca : 508x | Penulis : oteli w

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah adanya isu pemberitaan di media massa yang menyebut dirinya menyodorkan nama putera sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadi calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Apakah benar berita itu yang seolah-olah SBY yang minta-minta untuk bergabung ke Pak Jokowi, mendukung Pak Jokowi dan termasuk minta agar AHY dijadikan cawapres beliau. Tidak benar, tidak benar," jelas SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah pada akun Facebook SBY, Sabtu (31/3/2018).

Menurut SBY, saat dirinya beberapa kali kesempatan bertemu langsung dengan Jokowi tidak pernah sekalipun meminta Jokowi agar mempertimbangkan AHY untuk menjadi cawapresnya.

"Lantas menteri Pak Jokowi yang datang menemui saya, juga tidak pernah 'tolong sampaikan ke Pak Jokowi bahwa AHY dijadikan cawapres beliau'," kata SBY.

SBY menuturkan dirinya merupakan orang yang pernah menjadi capres dua kali dan berhasil pula menjadi presiden sebanyak dua kali. Sehingga ia merasa sangat tak mungkin bila dirinya meminta bahkan memaksa Jokowi untuk memilih AHY menjadi cawapres mendampingi Jokowi.

"Kalau dulu ketika saya mempertimbangkan siapa ya cawapres yang akan saya ajak untuk mendampingi saya, kalau ada yang memaksakan, meminta-minta tolong dijadikan cawapres saya juga kan tak happy. Sama, kalau sekarang ada yang minta ke Pak Jokowi, apalagi setengah memaksa tentu Pak Jokowi tidak suka," paparnya.

Presiden RI ke-6 ini mengaku dirinya sangat mengerti etika dalam berpolitik dengan tidak memaksa-maksa calon tertentu untuk memilih AHY menjadi cawapresnya.

"Saya mengerti politik, saya mengerti etika politik apalagi tidak mungkin anak saya sendiri AHY disodor-sodorkan untuk jadi cawapresnya pak jokowi," ucapnya.

SBY pun mengaku tidak tahu darimana sumber pemberitaan itu. Dia sangat berharap sumber tersebut datangnya bukan dari kalangan Istana atau siapapun yang dekat dengan Jokowi.

"Kalau justru berita itu muncul dari lingkaran Pak Jokowi tentu melukai perasaan saya, dan mungkin malah mengganggu hubungan baik saya dengan Pak Jokowi yang selama ini terjalin dengan baik," jelasnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ikatan Sosial Makaka Akhirnya Terungkap
28 Februari 2018, by Maman Soleman
Ilmuwan dari German Primate Center yang mempelajari perilaku hewan bekerja sama dengan Universitas Portsmouth, Inggris, dan mahasiswa IPB di Bogor, Indonesia. ...
Arus Mudik Tahun ini Lancar Tanpa Macet yang Berarti..
23 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Mudik lebaran merupakan tradisi yang ditunggu-tunggu masyarakat muslim di indonesia untuk bersilaturahmi dengan keluarga setelah sekian lama tidak ...
Heboh Partai Setan dan Partai Allah Versi Amin Rais
16 April 2018, by oteli w
Heboh Partai Setan dan Partai Allah Versi Amin Rais Pernyataan Amin Rais yang merupakan Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 usai mengikuti Gerakan ...
Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme
14 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Aksi terorisme memang tak bisa ditolerir di Indonesia dengan alasan apapun. Apalagi jika terror tersebut melibatkan anak-anak tak berdosa dan perempuan. ...
Debut Baru SUJU akhirnya Keluar Setelah “dua” Personilnya Usai Wamil
21 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Group band Korea yang pada pertengahan tahun 2016 kemarin sempat fokum sekarang akan mulai lagi debut barunya. Dengan kembalinya dua personilnya. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview