Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

16 Mei 2018 | Dibaca : 385x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Penyakit maag merupakan satu penyakit yang paling sering dialami oleh orang ketika terjadinya siklus makan seperti pada bulan puasa Ramadhan. Bisa dibilang penyakit ini memang cukup dikhawatirkan bagi mereka yang memilikinya terutama ketika harus puasa sebagai umat Muslim. Namun, tahukah Anda jika sebenarnya dalam dunia media, puasa justru dalam mengatasi penyakit maag? Berikut penjelasannya

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam menjelaskan, secara umum, penderita sakit maag secara umum adalah sakit maag fungsional, yaitu mereka yang jika dilakukan evaluasi tidak ditemukan adanya kelainan.

"Pasien dengan maag fungsional biasanya dengan berpuasa, keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa," katanya, Selasa (15/05/2018)

Ari menjelaskan, keluhan maag muncul karena ketidakraturan makan dan juga karena makan cemilan berlemak serta berasa asam dan pedas sepanjang hari. Demikian pula terhadap minuman bersoda, minuman kopi, rokok, dan faktor lainnya. Kebiasaan itulah yang dapat sebabkan gangguan pada lambung. Selain itu stress juga dapat menjadi faktornya.

Namun, dengan berpuasa selama Ramadhan, justru mereka akan makan lebih teratur dengan waktu yang kurang lebih sama setiap harinya, yakni saat sahur dan saat berbuka puasa.

"Keteraturan inilah yang bisa membuat pasien dengan sakit maag tersebut bisa sembuh," katanya

Ari juga menambahkan, selama puasa, masing-masing individu perlu mengendalikan diri agar tetap sehat. Jiwa yang sehat merupakan kunci memiliki tubuh yang sehat pula. Berbagai macam sakit fisik terjadi karena jiwa yang terganggu. Seperti pada penyakit psikosomatik, misalnya penderita maag yang cemas cenderung mengalami peningkatan asam lambung dan kemudian sakit maagnya kambuh. 

Penderita hipertensi akan naik tensinya jika mengalami ganguan emosi, penderita asma bisa kambuh bila dalam keadaan stres. Kondisi jantung berdebar-debar, tangan berkeringat, pegal-pegal di tengkuk juga bisa berhubungan dengan faktor psikis. "Dengan pengendalian diri selama berpuasa, faktor-faktor psikis yang bisa mengganggu fisik tersebut mudah-mudahan tidak akan muncul. Apalagi jika keteraturan yang telah terbina selama puasa juga tetap diteruskan setelah bulan Ramadan," katanya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat
25 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Pemandangan yang mengharukan terlihat di Gang Dolly, sebuah kawasan yang dulunya menjadi pusat lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, malam ini ...
hijab
13 Mei 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Saat ini semakin banyak wanita yang mengenakan hijab dan lebih bepenampilan islami. Hijab memang sangat dianjurkan bahkan jadi kewajiban wanita ...
The Treeshrew Kecil Menentang Sepasang Peraturan Evolusioner
7 Januari 2018, by Slesta
The treeshrew kecil adalah pemutus dari aturan evolusi, khususnya jenis ecogeografis. Menurut sebuah makalah baru yang diterbitkan minggu ini di jurnal ...
Bagaimana Cara Menghilangkan Ketombe dengan Baking Soda?
23 Oktober 2017, by Rachmiamy
Hadirnya Ketombe memang sangatlah mengganggu. Ketombe membuat kita merasa tidak nyaman dengan rasa gatal yang ditimbulkan. Selain membuat kita merasa tidak ...
Sebotol Wine Terjual Hingga Rp 545 Juta!
21 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebotol Wine di Australia terjual dengan harga USD 41.110 setara dengan Rp 545 juta. Botol Wine tersebut telah berusia 66 tahun. Botol Wine ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview