Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

16 Mei 2018 | Dibaca : 263x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Penyakit maag merupakan satu penyakit yang paling sering dialami oleh orang ketika terjadinya siklus makan seperti pada bulan puasa Ramadhan. Bisa dibilang penyakit ini memang cukup dikhawatirkan bagi mereka yang memilikinya terutama ketika harus puasa sebagai umat Muslim. Namun, tahukah Anda jika sebenarnya dalam dunia media, puasa justru dalam mengatasi penyakit maag? Berikut penjelasannya

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam menjelaskan, secara umum, penderita sakit maag secara umum adalah sakit maag fungsional, yaitu mereka yang jika dilakukan evaluasi tidak ditemukan adanya kelainan.

"Pasien dengan maag fungsional biasanya dengan berpuasa, keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa," katanya, Selasa (15/05/2018)

Ari menjelaskan, keluhan maag muncul karena ketidakraturan makan dan juga karena makan cemilan berlemak serta berasa asam dan pedas sepanjang hari. Demikian pula terhadap minuman bersoda, minuman kopi, rokok, dan faktor lainnya. Kebiasaan itulah yang dapat sebabkan gangguan pada lambung. Selain itu stress juga dapat menjadi faktornya.

Namun, dengan berpuasa selama Ramadhan, justru mereka akan makan lebih teratur dengan waktu yang kurang lebih sama setiap harinya, yakni saat sahur dan saat berbuka puasa.

"Keteraturan inilah yang bisa membuat pasien dengan sakit maag tersebut bisa sembuh," katanya

Ari juga menambahkan, selama puasa, masing-masing individu perlu mengendalikan diri agar tetap sehat. Jiwa yang sehat merupakan kunci memiliki tubuh yang sehat pula. Berbagai macam sakit fisik terjadi karena jiwa yang terganggu. Seperti pada penyakit psikosomatik, misalnya penderita maag yang cemas cenderung mengalami peningkatan asam lambung dan kemudian sakit maagnya kambuh. 

Penderita hipertensi akan naik tensinya jika mengalami ganguan emosi, penderita asma bisa kambuh bila dalam keadaan stres. Kondisi jantung berdebar-debar, tangan berkeringat, pegal-pegal di tengkuk juga bisa berhubungan dengan faktor psikis. "Dengan pengendalian diri selama berpuasa, faktor-faktor psikis yang bisa mengganggu fisik tersebut mudah-mudahan tidak akan muncul. Apalagi jika keteraturan yang telah terbina selama puasa juga tetap diteruskan setelah bulan Ramadan," katanya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Game Latihan Otak Mungkin Tidak Lebih Baik dari Video Game
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Permainan latihan otak seperti orang-orang dari Lumosity mungkin tidak meningkatkan kemampuan berpikir orang secara keseluruhan atau membantu mereka membuat ...
Pembunuh Indria Diduga Suaminya Sendiri
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Indria Kameswari (38), diduga meninggal dunia akibat pembunuhan. Belum diketahui apakah ini murni pembunuhan murni atau pembunuhan disertai perampokan. Indira ...
Hubungan Mengejutkan antara Peradangan dan Penyakit Jiwa
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Hingga 75 persen pasien dengan systemic lupus erythematosus- penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan yang umumnya dikenal sebagai gejala neuropsikiatri ...
Pejabat Kesehatan Menyerukan Agar KTT di Atas Telur Tercemar; 2 Ditangkap
12 Agustus 2017, by Slesta
Komisaris kesehatan Uni Eropa telah meminta sebuah pertemuan darurat di atas jutaan telur nabati yang berpotensi pestisida di setidaknya 15 negara anggota - ...
Inilah Pulau yang Muncul Secara Tiba – Tiba di Amerika Serikat
18 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com, Internasional – Di lepas pantai di dekat Cape Point, North Carolina, Amerika Serikat, telah muncul sebuah pulau sepanjang 1,6 kilometer di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview