Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

Sakit Maag Ternyata Bisa Sembuh Dengan Berpuasa, Berikut Penjelasannya

16 Mei 2018 | Dibaca : 104x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Penyakit maag merupakan satu penyakit yang paling sering dialami oleh orang ketika terjadinya siklus makan seperti pada bulan puasa Ramadhan. Bisa dibilang penyakit ini memang cukup dikhawatirkan bagi mereka yang memilikinya terutama ketika harus puasa sebagai umat Muslim. Namun, tahukah Anda jika sebenarnya dalam dunia media, puasa justru dalam mengatasi penyakit maag? Berikut penjelasannya

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam menjelaskan, secara umum, penderita sakit maag secara umum adalah sakit maag fungsional, yaitu mereka yang jika dilakukan evaluasi tidak ditemukan adanya kelainan.

"Pasien dengan maag fungsional biasanya dengan berpuasa, keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa," katanya, Selasa (15/05/2018)

Ari menjelaskan, keluhan maag muncul karena ketidakraturan makan dan juga karena makan cemilan berlemak serta berasa asam dan pedas sepanjang hari. Demikian pula terhadap minuman bersoda, minuman kopi, rokok, dan faktor lainnya. Kebiasaan itulah yang dapat sebabkan gangguan pada lambung. Selain itu stress juga dapat menjadi faktornya.

Namun, dengan berpuasa selama Ramadhan, justru mereka akan makan lebih teratur dengan waktu yang kurang lebih sama setiap harinya, yakni saat sahur dan saat berbuka puasa.

"Keteraturan inilah yang bisa membuat pasien dengan sakit maag tersebut bisa sembuh," katanya

Ari juga menambahkan, selama puasa, masing-masing individu perlu mengendalikan diri agar tetap sehat. Jiwa yang sehat merupakan kunci memiliki tubuh yang sehat pula. Berbagai macam sakit fisik terjadi karena jiwa yang terganggu. Seperti pada penyakit psikosomatik, misalnya penderita maag yang cemas cenderung mengalami peningkatan asam lambung dan kemudian sakit maagnya kambuh. 

Penderita hipertensi akan naik tensinya jika mengalami ganguan emosi, penderita asma bisa kambuh bila dalam keadaan stres. Kondisi jantung berdebar-debar, tangan berkeringat, pegal-pegal di tengkuk juga bisa berhubungan dengan faktor psikis. "Dengan pengendalian diri selama berpuasa, faktor-faktor psikis yang bisa mengganggu fisik tersebut mudah-mudahan tidak akan muncul. Apalagi jika keteraturan yang telah terbina selama puasa juga tetap diteruskan setelah bulan Ramadan," katanya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Trolltunga, Bukan Menakutkan, Lidah Monster Dari Norwegia Ini Menakjubkan
21 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu tempat paling dicari para pelancong di Negara Norwegia adalah Trolltunga. Trolltunga disebut-sebut sebagai tempat terbaik menikmati ...
Setya Novanto Akhirnya Mengundurkan Diri, Benarkah?
10 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Sejak ia terjerat kasus korupsi sejak beberapa waktu yang lalu. Nama Setya Novanto menjadi sorotan rakyat Indonesia, terlebih drama – ...
Tips Berolahraga Tanpa Bau Badan
11 Juni 2018, by Maman Soleman
Banyak keringat yang keluar kerap menjadi indikator umum untuk melihat apakah olahraga yang kita lakukan berhasil. Sayangnya, bau badan yang menyertai kucuran ...
Bagaimana Cara Menyaksikan Hujan Meteor Perseid Akhir Pekan Ini
13 Agustus 2017, by Slesta
Skywatcher di belahan bumi utara akan disuguhi pertunjukan bintang jatuh pada hari Jumat dan Sabtu malam saat hujan meteor Perseid mencapai puncak akhir ...
Nitrit Oksida Dapat Membantu Mencegah Masalah Ginjal Setelah Operasi Jantung
23 Juni 2018, by Slesta
Sebuah uji coba terkontrol secara acak di Cina baru-baru ini menemukan bahwa pasien yang menghirup nitrit oksida selama dan selama 24 jam setelah operasi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman