Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Riyadh Bekerja untuk Menghilangkan Kekhawatiran India tentang Harga Minyak

Riyadh Bekerja untuk Menghilangkan Kekhawatiran India tentang Harga Minyak

19 Mei 2018 | Dibaca : 131x | Penulis : Slesta

India harus yakin bahwa Riyadh akan melakukan bagiannya untuk memastikan ekonomi dapat bergerak maju dalam menghadapi harga minyak yang lebih tinggi, menteri energi Saudi mengatakan.

Menteri Energi Saudi, Khalid al-Falih mengatakan dia membuat panggilan telepon kepada mitranya dari India, Dharmendra Pradhan, untuk membahas situasi di pasar minyak global. Harga minyak mentah naik hampir 20 persen untuk Brent, patokan global, dan naik 5 persen sejak pekan lalu, ketika Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir Iran.

Falih mengatakan dia menawarkan jaminan kepada menteri India setelah berkonsultasi dengan rekan-rekannya di Rusia dan Uni Emirat Arab, yang memegang jabatan presiden bergilir Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak.

"Menteri al-Falih meyakinkan Menteri Pradhan bahwa mendukung pertumbuhan ekonomi global adalah salah satu tujuan utama kerajaan," kata pernyataan dari kantor resmi Saudi Press Agency. "Dia menegaskan kembali komitmennya terhadap stabilitas pasar dan bahwa kerajaan bersama dengan produsen lain akan memastikan ketersediaan pasokan yang memadai untuk mengimbangi potensi kekurangan."

Arab Saudi adalah kepala de facto OPEC. Rusia adalah penyumbang negara non-anggota terbesar dalam usahanya untuk menguras surplus lima tahun dari persediaan minyak negara-negara maju di dunia dengan pemotongan produksi terkoordinasi.

Upaya itu, sekarang di tahun kedua, membantu harga minyak mentah dari posisi terendah bersejarah pada awal 2016. Kekhawatiran geopolitik yang berasal dari kerusuhan di Timur Tengah untuk memperdagangkan ketegangan antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi terbesar di dunia, membantu mendorong Brent. menuju $ 80 per barel, level tertinggi dalam hampir empat tahun jika bertahan.

Kemungkinan hilangnya barel Iran telah menjadi pendukung harga baru-baru ini.

Harga minyak mungkin mendekati titik di mana ia menciptakan headwinds untuk ekonomi global, terutama untuk ekonomi yang bergantung pada impor untuk minyak mereka.

Reserve Bank of India, bank sentral negara itu, mengharapkan pertumbuhan dalam produk domestik bruto tahun ini sebesar 7,3 persen, naik dari pertumbuhan 6,3 persen yang diposting tahun lalu. Ekonom OPEC dalam laporan pasar bulanan mereka untuk Mei mengatakan ketegangan perdagangan bisa menjadi berkah campuran bagi India. China adalah mitra dagang terbesarnya, tetapi defisit perdagangan India dengan Beijing telah meningkat sebagai hasilnya.

Tahun ke tahun, impor India dari minyak bumi, minyak mentah dan produk minyak bumi meningkat lebih dari 40 persen, menurut ekonom di OPEC.

Saudi Arabian Oil Co. dan perusahaan energi Perancis Total pada bulan April setuju untuk membangun kilang di India yang membawa harga $ 44 miliar. Pada puncaknya, kilang akan mampu memproses 1,2 juta barel minyak mentah per hari, membuatnya menjadi yang terbesar di dunia.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

sejarah jakarta
25 Mei 2017, by Tonton Taufik
Oleh: Muhammad Sirod Koordinator Forum Alumni Peduli NKRI  Berbeda dengan penjajah Katolik Portugis pimpinan Alburgerque yg berhasil diusir oleh ...
pansus KPK
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan tetap menunggu kehadiran KPK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) sampai kapanpun, bahkan sampai ...
gila
27 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Dokter. ;.."bagaimana awalnya ...anda bisa jadi sakit jiwa...?!?!?!!!? Pasien ;."berawal dari hubungan keluarga..dokk..!!!! Dokter. ...
10 Tanda Ini Tandakan Kalau Tingkat Stressmu Sudah Tak Dapat Terkontrol
24 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Gejala stress memang menjadi suatu hal yang tak dapat dihindari bagi semua orang. Paling umum, kamu dapat merasakan stress di tempat ...
gatot nurmantyo
13 Oktober 2017, by Zeal
tampang - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya memiliki satuan baru bernama Satuan Siber (Satsiber). Satsiber ini diresmikan tadi siang (13/10) oleh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis