Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
 Ribuan Ton Beras Oplosan di Sita Langsung dari Gudang di Bekasi

Ribuan Ton Beras Oplosan di Sita Langsung dari Gudang di Bekasi

21 Juli 2017 | Dibaca : 632x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Beras merupakan salah satu kebutuhan pangan yang paling pokok bagi masyarakat Indonesia. Harga bahan pangan yang semakin melambung menjadikan sebagian oknum memanfaatkan keadaan ini untuk meraup keuntungan yang tinggi dengan modal yang kecil. Kamis (20/7/2017), pihak Direktorat tindak Pidana dan Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah menggeledah sebuah gudang beras  milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) yang di duga telah mengoplos beras dan membuat rugi para tengkulak beras.

PT IBU ini berlokasi di jalan Rengas Kilometer 60 Karangsembung, Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Penggeledahan ini dilakukan karena polisi mendapat laporan jika terjadi kecurangan dalam memproduksi beras yang dilakukan perusahaan tersebut. “Mereka mengambil beras dari petani, gabah kering dikirim, digiling, beras tersebut dalam kualitas tertentu dioplos dan diberi merk seolah salah satunya beras premium,” ujar Brigjen Pol Rikwanto selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri.

Polisi berhasil menyita beras siap edar sebanyak 1.100 ton dari dalam gudang berkapasitas 2000 ton. Beras siap edar tersebut dilabeli dengan merk ternama seperti Maknyuss, Ayam Jago, Pandan Wangi dan Rojo Lele. “Ini dioplos seolah kualitas baik padahal beras kualitas rendah dicampur campur,” ujar Rikwanto.

Menurut informasi, PT IBU membeli gabah dari petani dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah. Hal inilah yang membuat para petani memutuskan untuk menjual hasil panen mereka ke PT IBU. Pelaku usaha lain mengaku snagat dirugikan karena tidak dapat maksimal dalam membeli gabah dari para petani.

Beras yang dikemas dengan merk premium dijual dengan harga berkisar antara Rp 13.700 hingga Rp 20.400 per kilogram. Kasus ini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian, namun polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pelaku diduga melanggar Pasal 383 KUHP dan Pasal 141 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gennaro Gattuso Gantikan Vincenzo Montella Melatih AC Milan
27 November 2017, by Rachmiamy
AC Milan kembali mendapat hasil yang kurang memuaskan pada laga pekan keempat belas Liga Italia 2017/2018. AC Milan ditahan imbang tamunya Torino dengan skor ...
Ini Gejala Awal Hubungan dengan Si Doi Akan Berakhir
3 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sepertinya, takkan ada seseorang yang menginginkan putus dengan pasangannya. Hal ini memang tak dapat dipungkiri, jika memang telah muncul rasa ...
Ini yang Akan Terjadi Bila Kita Tidak Pernah Melihat Matahari
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Kita biasa mengambil Matahari begitu saja. Bahkan pada hari berawan dan hujan, kita tahu bahwa itu di atas kita di suatu tempat, dan segera kita akan ...
game sepanjang masa
23 April 2017, by Ayu
Menjadi game yang akan terus dinanti oleh para penggunanya merupakan hal penting untuk diperhatikan oleh perusahaan yang membuat game. Maka dari itu, kali ini ...
Feyenoord Akan Bermain Di Markas Napoli Tanpa Didukung Suporternya
21 September 2017, by Rachmiamy
Laga matchday 2 Liga Champion Eropa Gruf F akan tersaji pada tanggal 27 September 2017 atau rabu dini hari WIB. Di Gruf F akan tersaji pertandingan antara tuan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab