Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Remaja Sekarang "Kurang Remaja"?

Remaja Sekarang "Kurang Remaja"?

26 September 2017 | Dibaca : 432x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Remaja di era milenial dinilai lebih cepat tumbuh dibandingkan sebelumnya, karena mereka telah terpapar teknologi sejak kecil. Namun, kenyataan ini ternyata sebaliknya.

Memang, remaja saat ini cepat sekali menguasai teknologi, namun, mereka pun tetap harus merasakan bagaimana menjadi orang dewasa, seperti berpacaran, mencoba hal-hal baru dan yang lainnya. Hanya saja, menurut penelitian, mereka dinilai "kurang remaja" dibanding anak di era sebelumnya.

Laporan yang dipublikasikan di Child Development ini menyatakan bahwa remaja sekarang ini lebih kekanak-kanakan.

"Merujuk pada aktivitas dewasa, remaja usia 18 tahun sekarang ini masih seperti anak usia 15 tahun," kata profesor psikologi di San Diego State University Jean M.Twenge, yang melakukan riset ini, seperti dikutip dari laman Huffingpost.

Dalam studinya, Twenge dan tim meneliti survei yang melibatkan 8,3 juta orang yang terlibat dalam beberapa studi antara tahun 1976-2016. Para responden studi itu berusia 13-19 tahun atau populasi remaja di Amerika.

Beberapa temuan dari hasil analisa tersebut antara lain, di era tahun 70-an, 86 persen pelajar SMA sudah berkencan. Angka ini menurun jadi 63 persen pada tahun 2010-2015.

Para ahli menilai, salah satu aspek dalam perkembangan psikologis anak menuju dewasa adalah seberapa banyak mereka terlibat dalam aktivitas yang dikaitkan dengan kehidupan orang dewasa.

Di budaya modern Amerika, aktivitas itu jarang atau tidak dilakukan oleh anak-anak namun sering dilakukan orang dewasa. Misalnya saja mengendarai mobil, minum alkohol, mulai berhubungan seks, mulai bekerja sambilan, atau pergi ke luar rumah tanpa orangtua.

Masa remaja adalah masa transisi, karena itu seberapa cepat seorang anak mulai melakukan aktivitas orang dewasa itu berbeda-beda. Tetapi, ini bisa jadi salah satu indikator perkembangan mereka.

Peneliti dalam studi tersebut menduga, kelambatan remaja saat ini mungkin disebabkan karena mereka lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengerjakan tugas sekolah atau aktivitas ekstrakurikuler.

Orangtua di era kekinian juga pada umumnya baru mulai memberikan tanggung jawab besar pada anak-anaknya saat mereka berusia 20 tahun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kemenag: Ada Penerbit Al Quran yang Menghilangkan Ayat Al Maidah 51-57
29 Mei 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, PT Suara Agung Jakarta mendapat teguran keras dari Kementerian Agama, menyangkut kelalaian penempatan halaman surat Al Maidah ...
Hati-Hati, Kesepian Dapat Ganggu Keseharian Kamu
10 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Hati-hati dengan keadaan anda, jika anda hidup sendiri. Anda bisa saja merasakan kesepian karena hal ini. Menurut sebuah studi, kesepian mampu ...
Bupati Samosir Membantah Pencarian Korban Kapal KM Sinar Bangun Dihentikan
3 Juli 2018, by oteli w
Bupati Samosir Membantah Pencarian Korban Kapal KM Sinar Bangun Dihentikan Sejak beredar kabar pemberhentian pencarian korban kapal KM Sinar Bangun, maka ...
Kegalauan Seorang Transgender, Tiga Kali Gonta Ganti Kelamin
11 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini terdapat seorang transgender asal Inggris. Ia merupakan seorang transgender termuda karena ia telah melakukan ...
Ariana Grande Kunjungi Penggemarnya yang jadi Korban Bom
4 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Ledakan bom yang terjadi sesaat setelah Ariana Grande menyelesaikan konsernya pada 22 Mei 2017 lalu masih meninggalkan luka bagi sejumlah korban. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab