Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ragam Kuliner Berbuka di Kuching, Malaysia

Ragam Kuliner Berbuka di Kuching, Malaysia

10 Juni 2017 | Dibaca : 1779x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kota Kuching, Sarawak, Malaysia Timur, kini menyediakan lokasi khusus untuk menjual makanan dan minuman khas menjelang berbuka selama Ramadhan. Salah satu lokasi yang cukup besar ada di kawasan Stutong, Kuching.

Di tempat ini terdapat puluhan penjual makanan dan minuman untuk berbuka. Menurut Robert, salah seorang warga, di Kuching, tidak setiap tahun pemerintah setempat menyediakan lokasi khusus untuk berjualan makanan dan minuman seperti itu."Karena ada beberapa pertimbangan, seperti lokasi, parkir, dan lainnya," ujar Robert.

Di Stutong, terdapat lokasi parkir yang cukup luas. Sebuah tenda besi berukuran 10 meter x 70 meter, dipasang untuk menaungi para pedagang. Tidak hanya dari kalangan Melayu Muslim, warga non-Muslim juga tampak memadati lokasi Bazaar Ramadhan Stutong tersebut. Bagi mereka, kesempatan tersebut untuk membeli makanan minuman yang jarang tersedia diluar bulan Ramadhan.

Dua di antara makanan khas Ramadhan yang dijual adalah, bubur pedas dan pansu.  "Kalau hari-hari biasa, jarang ada. Kecuali untuk acara tertentu," ujar Robert.

Bubur pedas adalah campuran berbagai sayur ditambah beras yang sudah ditumbuk halus. Di Kalimantan Barat, makanan serupa ini disebut bubur paddas. Masyarakat Melayu terutama dari daerah Sambas dan Singkawang yang biasanya menyediakan panganan tersebut.

Adapaun pansu adalah penganan berupa ayam yang dimasak di dalam buluh atau bambu. Untuk kudapan kecil, harganya tiga buah RM 1 (satu ringgit Malaysia).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penyusutan Ikan Hingga 30% Akibat Perubahan Iklim
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Ikan diperkirakan menyusut sekitar 20 sampai 30 persen jika suhu laut terus meningkat akibat perubahan iklim. Sebuah studi baru oleh para periset di ...
Perubahan Iklim Akibat Manusia Dimulai 11500 Tahun yang Lalu
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sebagian besar ilmuwan iklim sepakat bahwa tren pemanasan iklim selama abad yang lalu disebabkan oleh aktivitas manusia. Sebuah studi di Universitas Tel Aviv ...
VW Gandeng Perusahaan Lokal Cina untuk Kembangkan Mobil Listrik Disana
4 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pabrikan mobil Jerman, Volkswagen menjalin kesepakatan dengan perusahaan Cina, China Anhui Jianghuai Automobile (JAC) dalam pengembangan ...
gimnastik
11 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Johanna Quaas mungkin terlihat lemah, tapi di balik fisiknya yang tua ia memiliki keterampilan yang luar biasa. Pensiunan guru olahraga berusia 91 tahun, ...
Lebih Banyak Pekerjaan Berasal dari Pengembangan Lapangan Gas Inggris
10 Juli 2017, by Slesta
  10 Juli (UPI) - Ratusan pekerjaan baru masuk ke sektor energi lepas pantai Inggris karena sebuah kesepakatan mengenai layanan yang mendukung ladang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview