Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Penggunaan Energi Terbarukan Dipercepat, Tetapi Kemajuannya Kurang

Penggunaan Energi Terbarukan Dipercepat, Tetapi Kemajuannya Kurang

2 Mei 2018 | Dibaca : 593x | Penulis : Slesta

Delegasi dari kelompok seperti Badan Energi Internasional, Badan Energi Terbarukan Internasional dan Organisasi Kesehatan Dunia bertemu Rabu di Portugal untuk meninjau kemajuan pada tujuan energi global. Sebuah laporan dari konferensi mengatakan bahwa sementara beberapa sektor seperti energi terbarukan menunjukkan pencapaian yang mengesankan, tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya seperti listrik universal tertinggal di belakang.

Sejak awal dekade ini, China menetapkan standar untuk energi terbarukan, mencapai 30 persen pertumbuhan global pada 2015. Untuk ekonomi Inggris, energi terbarukan sebagai bagian dari konsumsi akhir tumbuh sebesar 1 persen setiap tahun sejak 2010, lebih dari lima kali kecepatan seluruh dunia.

Adnan Amin, direktur jenderal IRENA, mengatakan perbaikan teknologi dan biaya yang lebih rendah mendukung kemajuan dalam pengembangan energi terbarukan.

"Pada saat yang sama, laporan pelacakan ini merupakan sinyal penting bahwa kita harus lebih ambisius dalam memanfaatkan kekuatan energi terbarukan untuk memenuhi tujuan pembangunan dan iklim yang berkelanjutan, dan mengambil tindakan yang lebih disengaja untuk mencapai masa depan energi yang berkelanjutan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dengan kebijakan global seperti apa adanya, energi terbarukan harus mencapai sekitar 21 persen dari bauran global pada tahun 2030, singkat dari apa yang digariskan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.

Mengenai metrik seperti listrik universal, laporan itu menemukan bahwa sekitar 13 persen populasi dunia, atau sekitar 1 miliar orang, masih tidak memiliki akses ke sumber listrik yang dapat diandalkan. Menurut wilayah, Afrika sub-Sahara dan sebagian Asia selatan dan tengah berada di bawah, dengan 87 persen tanpa listrik.

Di tempat lain, untuk rasio energi yang digunakan per unit produk domestik bruto - metrik yang mengukur intensitas energi untuk ekonomi - rata-rata lima tahun untuk tahun-tahun yang berakhir pada tahun 2015 menunjukkan penurunan 2,2 persen. Itu jauh di bawah 2,6 persen yang digariskan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Jelas bahwa sektor energi harus menjadi jantung dari setiap upaya untuk memimpin dunia pada jalur yang lebih berkelanjutan," kata Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol.

Pertumbuhan permintaan energi global meningkat tahun lalu sebesar 2,1 persen dari 2016. Dengan percepatan ekonomi global, itu lebih dari dua kali lipat tingkat dari 2016-17. Sebagian karena peningkatan penjualan kendaraan sport besar dan truk di ekonomi terkemuka di dunia, permintaan minyak tumbuh lebih dari 1,6 persen tahun lalu. Itu lebih dari dua kali rata-rata 10 tahun.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Benarkah, Tambah Usia Membuat Seseorang Sulit Tidur?
10 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Dari sisi kesehatan, seseorang dianjurkan untuk tidur selama enam sampai delapan jam setiap harinya. Namun rupanya, hal tersebut ...
PWNU DKI
16 April 2017, by Zeal
tampang.com – Silaturahim akbar digelar di kantor pusat Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta pada sabtu (15/4) kemarin. Acara yang ...
Bikin Iri, Gadis ini Bisa Foto Bareng Bintang Film Bollywood
20 September 2017, by Rachmiamy
Bagi seorang fans tentulah akan rela melakukan segala hal demi bertemu dengan sang idola. Seperti hal yang dilakukan oleh Lina Lutfiawati, wanita kelahiran ...
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Mengeluarkan Rekomnedasi Pengembalian Para Pejabat yang Dirombak
30 Juli 2018, by oteli w
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Mengeluarkan Rekomnedasi Pengembalian Para Pejabat yang Dirombak Sebagaimana diketahui bebrapa waktu lalu, ...
Sudrajat-Syaikhu Berikan Ucapan Selamat Pada Pasangan Rindu
12 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Pilkada serentak telah berakhir, Jawa Barat telah memiliki seorang pemimpin baru yang muda dan inovatif. Ya, Gubernur Jawa Barat telah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab