Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Dana Milyaran Rupiah untuk Sanitasi Berbasis Masyarakat

Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Dana Milyaran Rupiah untuk Sanitasi Berbasis Masyarakat

20 November 2017 | Dibaca : 588x | Penulis : Admin

 

Tampang.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah mengelontorkan anggaran untuk progran Sanitasi berbasis masyarakat di 18 Kabupaten/Kota di Jabar.

 

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, program sanitasi ini dianggarkan cukup besar yang dberikan langsung kepada pemerintah daerah setempat.

 

Selain itu, melalui Pemerintah Pusat dan Islamic Development Bank (IDB) anggaran untuk Sanitasi juga telah dikucurkan sebesar Rp 56 Miliar pada tahap pertama dan sebesar Rp 26 Miliar di tahap ke dua.

 

"Kita harapkan ini bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Jadi, makanya kalau sudah ada ini (Sanimas) harus dijaga dan dirawat baik-baik,”jelas Deddy ketika ditemui kemarin (19/11)

 

Dirinya menilai, program Sanimas tidak hanya menyediakan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), namun dilengkapi dengan pemipaan Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal). Sehingga, air buangan dari laimbah rumah tangga terkelola terlebih dahulu.

 

“ini yang seharusnya dilakukan biar sungai-sungai kita tidak terus menerus tercemari oleh limbah,”kata Deddy.

 

Untuk APBD Pemprov sendiri program Sanitasi ini disebut Sabermas (Sanitasi Berbasis Masyaarakat). Pihaknya mengalokasikan anggaran pada 2015-2016 hinga Rp 611 Miliar untuk program sanitasi.

 

"Ini (anggaran sanitasi) yang terbesar dari seluruh provinsi di Indonesia," ujar Deddy.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat Bambang Rianto menjelaskan, secara teknis air limbah dari MCK disalurkan melalui pipa ke dalam Ipal, sehingga setelah dilakukan pemrosesan di Ipal air sisa limbah yang dialirkan ke sungai sudah bersih dengan tingkat pencemarannya di bawah 30 miligram per liter.

 

"Jadi, jaringan pemipaan ini dengan pengolahannya Ipal komunal. Itu Ipal Kompak, Ipal ini temuan terbaru dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum),”kata Bambang.

 

Selain itu, untuk pengolahannya disediakan sembilan kopartemen (lapisan penyaring) rumah bakteri dari botol-botol mineral dimodifikasi yang pada bagian akhir pada filter kompartemen karbon aktif dari arang.

 

“Yang kita terapkan seperti itu, sehingga kita lihat efluence (hasil akhir proses Ipal) bagus, sudah bersih dan sudah memenuhi syarat," tambahnya.

 

Program Sanimas ini pun disambut baik oleh masyarakat Desa Pasirmulya. Kepala Desa Pasirmulya Rukma Supriyadi mengatakan, bahwa sebelum ada program Sanimas ini, masyarakat di desanya khususnya di Kampung Kaca Kaca Dua ini melakukan aktivitas buang air di sungai atau dilakukan di sembarang tempat.

 

"Namun, setelah ada bantuan dari Pemprov Jabar, yaitu ada program Sanimas, masyarakat sekarang bisa buang air di rumah masing-masing," kata Rukma.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

AkzoNobel berkolaborasi dengan Cibunut Finest dalam mewujudkan Cibunut Berwarna
29 November 2017, by Stanley Teguh
AkzoNobel membantu mewujudkan mimpi pemuda karang taruna Cibunut Finest untuk membuat lingkungan tempat tinggal mereka lebih hidup BANDUNG - AkzoNobel, ...
Touring Ala Jokowi Tinjau Pembangunan Pakai Motor Chooper
9 April 2018, by oteli w
Tampang.com -  Kali ini Jokowi kembali membuat warga terkesan dengan kehadirannya di tengah-tengah warga dengan mengendarai motor Royal Enfield Bullet 350 ...
Winda Viska Terpaksa Melahirkan di Usia Kehamilan 8 Bulan. Kenapa?
14 Oktober 2017, by Rachmiamy
Hamil memang butuh perjuangan. Dan kelahiran sang buah hati ke dunia pastilah sesuatu yang sangat ditunggu- tunggu oleh setiap calon orang tua. Tapi bagaimana ...
Tak Hanya Sebagai Rempah-rempah, Jintan Hitam Bisa Mencerahkan Kulit dan Awet Muda
23 Mei 2018, by Maman Soleman
Jintan hitam atau Nigela sativa dapat mencerahkan kulit. Karena itu sudah banyak produk- produk kecantikan menjadikan jintan hitam sebagai campuran bahan krim ...
Tabrakan Beruntun Tiga Bus di Garut, 17 Orang Luka-Luka
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Insiden mengerikan ini terjadi di Jalan Raya Tasik-Malangbong, Kampung Cipeyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, Garut, Rabu (16/8/2017) dini hari ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab